Suara.com - Ada yang menarik dari keterangan Susi ART Ferdy Sambo ketika kembali dihadirkan di persidangan sebagai saksi kasus pembunuhan Brigadir J untuk terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.
Meskipun Susi bukan merupakan aparat dan profesinya tak ada kaitannya dengan protokol resmi, tapi ia beberapa kali terekam menjawab pertanyaan kuasa hukum terdakwa Ricky Rizal dengan menyelipkan kata 'siap'.
Momen ini menarik perhatian bahkan beberapa kali memancing tawa hadirin persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11) itu.
Mulanya, pengacara Ricky Rizal mengajukan pertanyaan kepada Susi mengenai kedatangan Putri Candrawathi sehabis dari Magelang.
Kuasa Huku Ricky Rizal juga menanyakan apakah Susi melakukan tes PCR Covid-19 di rumah Jalan Saguling, Jakarta Selatan.
"Siap," begitu jawaban Susi.
"Lalu masuk?" tanya kuasa hukum RR.
"Siap," Susi menjawab lagi.
Tak sampai di siru, kuasa hukum Ricky Rizal bertanya lagi pada Susi mengenai kebenaran pernyataan kliennya yang mengaku pernah meminta tak datang ke rumah Duren Tiga pada 8 Juli 2022, hari kematian Brigadir J.
"Enggak itu sesudah Om Ricky sama ibu (Putri Candrawathi) pulang, saya mau nyusul udah di teras garasi depan sama Om Damson (sekuriti)," jawab Susi.
Ia melanjutkan, "Ibu turun dari mobil sama Om Ricky terus Om Ricky 'Bi enggak usah nyusul Ibu kan sudah pulang', terus saya ikutin Ibu dari belakang".
Pengacara Ricky Rizal menambahkan pertanyaan.
"Tadi Bi Susi bilang dari perjalanan Magelang ke Jakarta kan sempat berhenti di rest area?"
"Siap," jawab Susi.
"Terus berhenti karena Mas Ricky sama Yosua ke kamar mandi?"
Berita Terkait
-
'Jeder', Brigadir J Banting Pintu dengan Muka Marah, Kesaksian ART Susi Pergoki Almarhum di Rumah Magelang
-
'Kalau Nggak, Nanti Kita yang Lapor', Pengacara Brigadir J Minta Susi Jadi Tersangka Jika Keterangannya Berubah Lagi
-
Terungkap Eks Ajudan Ferdy Sambo Dititipkan Sajam oleh Kuat Maruf Setelah Brigadir J Tewas
-
Begini Situasi Rumah Duren Tiga Sebelum Brigadir J Dibunuh Versi Cerita ART Susi
-
Ngeri! Ferdy Sambo Masih Ditakuti, Adzan Romer Takut Berkata Jujur karena Tak Ingin Nasibnya Sama Seperti Brigadir J
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara