/
Kamis, 10 November 2022 | 18:07 WIB
Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat) (Foto Ilustrasi - Suara.com)

SuaraCianjur.id- Usai kembali berulah mengklaim sudah membocorkan data para pengguna MyPertamina, kini target selanjutnya yang sedang direncanakan olehnya adalah data pengguna aplikasi Covid-19.

Bjorka sempat menghilang beberapa waktu kemarin. Kini kembali mendapat sorotan atas aksinya yang diduga berhasil membocorkan 44 juta data pengguna dalam aplikasi MyPertamina.

Kini target incaran yang akan dibocorkan oleh Bjorka adalah database dari aplikasi PeduliLindungi.

Dalam cuitannya di akun Twitter @bjorkapipa dirinya mencuit dan bertanya apa yang selanjutnya akan diincar.

“Whats’ next?” cuit Bjorka, dikutip Kamis (10/11/2022).

Kemudian cuitan itu langsung dibalas oleh netizen.

Peduli Lindungi?” kata netizen @iman***

“Covid-19 app?interesting,” jawab Bjorka.

Cuitan Bjorka yang menyebut target peretas berikutnya adalah Peduli Lindungi usai diduga membocorkan data pengguna My Pertamina (sumber: Foto Tangkapan Layar Twitter)

Netizen tersebut mengeluhkan soal aplikasi tersebut.

Baca Juga: Bjorka Bocorkan Data My Pertamina, Publik Tantang Bisa Ungkap Cepat Kayak Video Mesum Kebaya Merah atau Tidak

Sebelumnya heboh lantara Bjorka turut diduga membocorkan 44 juta data pengguna My Pertamina. Data tersebut dijual seharga 25 ribu dolar AS atau sekitar Rp392 juta.

Transaksi pembayaran itu hanya bisa dilakukan melalui bitcoin.

Dalam chanel telegramnya, Bjorka turut memberikan konfirmasi target yang selanjutnya jadi sasaran dirinya adalah aplikasi PeduliLindungi.

Seperti diketahui, aplikasi PeduliLindungi adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu pemerintah dalam melakukan pelacakan dan menghentikan penyebaran Covid-19.

Dalam aplikasi tersebut juga turut memuat identitas pribadi para pengguna bagi masyarakat Indonesia. (*)

Load More