SuaraCianjur.id- Usai kembali berulah mengklaim sudah membocorkan data para pengguna MyPertamina, kini target selanjutnya yang sedang direncanakan olehnya adalah data pengguna aplikasi Covid-19.
Bjorka sempat menghilang beberapa waktu kemarin. Kini kembali mendapat sorotan atas aksinya yang diduga berhasil membocorkan 44 juta data pengguna dalam aplikasi MyPertamina.
Kini target incaran yang akan dibocorkan oleh Bjorka adalah database dari aplikasi PeduliLindungi.
Dalam cuitannya di akun Twitter @bjorkapipa dirinya mencuit dan bertanya apa yang selanjutnya akan diincar.
“Whats’ next?” cuit Bjorka, dikutip Kamis (10/11/2022).
Kemudian cuitan itu langsung dibalas oleh netizen.
“Peduli Lindungi?” kata netizen @iman***
“Covid-19 app?interesting,” jawab Bjorka.
Netizen tersebut mengeluhkan soal aplikasi tersebut.
Sebelumnya heboh lantara Bjorka turut diduga membocorkan 44 juta data pengguna My Pertamina. Data tersebut dijual seharga 25 ribu dolar AS atau sekitar Rp392 juta.
Transaksi pembayaran itu hanya bisa dilakukan melalui bitcoin.
Dalam chanel telegramnya, Bjorka turut memberikan konfirmasi target yang selanjutnya jadi sasaran dirinya adalah aplikasi PeduliLindungi.
Seperti diketahui, aplikasi PeduliLindungi adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu pemerintah dalam melakukan pelacakan dan menghentikan penyebaran Covid-19.
Dalam aplikasi tersebut juga turut memuat identitas pribadi para pengguna bagi masyarakat Indonesia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA