- Macet Jabodetabek rugikan ekonomi Rp 100 T/tahun & jadi sumber polusi udara.\
- Beton SpeedCrete SIG kering dalam 3-12 jam, pangkas waktu perbaikan jalan.
- Solusi SIG telah dipakai di jalur TransJakarta hingga berbagai ruas tol utama.
Suara.com - Kemacetan di wilayah Jabodetabek bukan sekadar masalah kenyamanan, tapi sudah menjadi beban berat bagi ekonomi nasional. Data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration (JUTPI) fase II tahun 2019 mencatat, kerugian ekonomi akibat kemacetan di kawasan ini menembus angka fantastis Rp 100 triliun per tahun.
Tak hanya menguras kantong, kemacetan juga memperburuk kualitas hidup. Sektor transportasi tercatat menjadi penyumbang polusi udara terbesar. Salah satu biang kerok kemacetan yang sering dikeluhkan masyarakat adalah perbaikan jalan. Jika menggunakan metode konvensional, pengerjaan jalan bisa memakan waktu 1 hingga 2 minggu, yang berujung pada penutupan jalur berkepanjangan.
Melihat kondisi ini, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghadirkan inovasi beton cepat kering bernama SpeedCrete. Solusi ini dirancang khusus untuk memangkas waktu perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi sumber kemacetan.
"SpeedCrete tidak hanya menawarkan kecepatan pengerjaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni dalam keterangannya, Kamis (23/5/2024).
SpeedCrete menggunakan teknologi rapid setting yang memungkinkan beton mencapai kekuatan maksimal hanya dalam hitungan jam. Fleksibilitas waktu pengeringannya tersedia mulai dari 3 hingga 12 jam, tergantung kebutuhan proyek dan kepadatan lalu lintas di lokasi tersebut.
Menariknya, SIG menawarkan layanan terintegrasi mulai dari manajemen lalu lintas hingga pembukaan kembali jalan. Proses pengerjaan biasanya dilakukan pada malam hari, sehingga jalan sudah siap digunakan kembali pada pagi hari saat aktivitas masyarakat mulai padat.
Hingga saat ini, SpeedCrete telah diandalkan di berbagai proyek strategis, mulai dari jalur Bus TransJakarta, kawasan Bundaran Patung Pemuda, hingga sejumlah ruas jalan tol utama seperti Tol Jakarta-Merak, Tol Jabodetabek, hingga Tol Surabaya-Mojokerto.
Inovasi ini diharapkan mampu mendorong transformasi industri konstruksi nasional agar lebih efisien, berkelanjutan, dan tentunya membantu mengurangi kerugian ekonomi akibat macet yang menahun.
Baca Juga: BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!