SuaraCianjur.id- Partai AnsDem yang disebutkman gagal deklarasikan Koalisi Perubahan yang turut digagas oleh PKS dan Demkorat bersama NasDem ditanggapi oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh.
Surya Paloh berbicara lterkait dengan pernyataan dari mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.
Fahri hamzah sebelumnya mengatakan gagalnya deklarasi Koalisi Perubahan pada tanggal 10 November 2022, karena adanya bandar yang belum sepakat.
Terkait dengan hal itu maka Surya Paloh turut berseloroh apa yang telah diungkapkan oleh Fahri Hamzah.
"Kalau tingkat itulah diskursus itu yang kita konsumsi, dan itu saya telan, nalar kita pertanyaannya semakin kita bagus apa semakin jelek?" kata Paloh usai perayaan HUT NasDem ke-11 di JCC, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Sabut (12/11/2022).
Surya Paloh pun turut menyinggung nama Ferdy Sambo yang sedang terjerat oleh hukum kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabrat.
"Apakah itu urgensi kita membangun secara lebih baik? Atau memang sesungguhnya kita merusak common sense kita? Saya sudah katakan bandar apa itu? Yang sudah jelas Sambo memang sudah ditangkap haha," ungkap Surya Paloh.
Selian itu Surya Paloh juga mengatakan, sebenarnya terbuka dengan adanya bandar kalau memang berminta untuk mendanai pihaknya, dalam menghadapi kontestasi nasional.
"Saya katakan saya amat sangat terbuka siapa saja yang mau danain ini. Coba kasih tahu, sebut yang jelas. Kita tidak mau bandar juga tiba-tiba terdesak kita," kata dia.
Deklarasi Koalisi Perubahan yang digagas oleh partai dari NasDem, Demokrat, PKS yang direncanakan pada tanggal 10 November 2022 gagal terjadi.
Deklarasi itu akan diundur kemungkinan hingga waktu di akhir tahun.
Faktor penyebab mudnurnya deklarasi itu akibat PKS yang masih harus menggelar rapat majelis syuro.
Sementara bagi Partai Demokrat, Ketua Umum Agus Harumurti Yudhoyono (AHY) baru akan oulang ke Indonesia di tanggal 10 November dari luar negeri.
Dalam hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menilai soal mundurnya deklarasi tersebut berkaitdan dengan belum ada kesepakatan bandar.
"Ya ini maksudnya pembelian tiket itu pengumpulan tiket 20 persen itu bukan kerja Parpol, ini kerja bandar, parpol enggak sanggup, Anies Baswedan enggak sanggup. Ini deklarasi tanggal 10 November sudah gagal bos, gara-gara bandar belum sepakat, duit belum terkumpul, 20 persen belum terkumpul ya gagal," ungkap Fahri Hamzah dalam perbincangan di Adu Persektif.
Fahri Hamzah mengatakan kalau PDI Perjuangan disebut partai yang cukup terbebas dari bandar. Karena partai tersebut sudah memnuhi ambang batas 20 persen dari presidential threshold ketika dalam pemilu yang sebelumnya.
"Yang agak bebas dari bandar cuma PDIP. Cuma PDIP enggak punya calon sendiri enggak populer, calonnya enggak dikehendaki, itu kan dilema," ungkap Fahri. (*)
Sumber:Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?