/
Senin, 14 November 2022 | 11:25 WIB
Ahmad Heryawan dan Anies Baswedan ketika bersama Ahmad Syaikhu. PKS Diminta untuk melakukan evaluasi terhadap sosok yang dipilihnya untuk menjadi bakal calon wakil presiden. (Foto: Dok Suara.com / PKS)

SuaraCianjur.id- Partai keadilan Sejahtera (PKS) lebih baik diminta untuk melakukan evaluasi kembali atas kelayakan dari sosok Ahmad Heryawan, untuk menjadikan dirinya sebagai calon wakil dari Anies.

Hal itu dikatakan oleh Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga. Menurutnya alangkah lebih baik kalau PKS kembali meninjau terkait dengan kelayakan mantan Gubernur Jabar dua perisode itu untuk mendampingi Anies Baswedan, di Pilpres 2024.

Evaluasi kelayakan dilakukan supaya Aher tidak menjadi beban untuk Anies Baswedan.

"PKS selayaknya mengevaluasi kembali kelayakan Aher, untuk menjadi cawapres Anies. Sebab Aher nantinya bukan membantu Anies memenangkan pilpres, tapi justru hanya akan menjadi beban," ucap Jamil, Senin (14/11/2022).

Hal itu disampaikan oleh Jamil ketika pria yang akrab dipanggil Kang Aher itu, berkunjung ke ke wilayah Malang Raya, Jawa Timur, untuk untuk meningkatkan elektabilitas.

Aher dinilai perlu untuk meningkatkan popularitas serta elektabilitas dirinya. Karena saat ini sangat rendah sekali.

"Rendahnya elektabilitas Aher sebenarnya tidak hanya di Jawa Timur. Untuk di Jawa Barat saja di mana ia pernah menjabat gubernur, elektabilitasnya masih rendah. Elektabilitasnya masih kalah jauh dengan Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat saat ini," kata dia.

Bahkan bukan hanya di Jawa Barat, elektabilitas Aher masih rendah untuk di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi, elektabilitas Aher memang masih rendah di seluruh tanah air. Karena itu, kalau ia ingin meningkatkan elektabilitasnya tentunya tidak hanya di Malang Raya. Aher perlu melakukan safari politik, minimal di Pulau Jawa dan Sumatera yang Daftar Pemilih Tetap (DPT) sangat besar,” jelasnya.

Baca Juga: Masyarakat Jawa Barat Lebih Milih Ridwan Kamil Ketimbang Prabowo dan Anies Buat Jadi Presiden 2024

Namun demikian, agar bisa meningkatkan elektabilitas bukanlah sebuah hal yang mudah. Karena masa jaya dari Ahmad Heryawan dalam politik sudah mengarah kepada penurunan.

Kendati demikian, menurut Jamil kalaupun Aher melakukan agenda safari politik secara sering ke berbagai daerah, maka elektabilitasnya diperkirakan tidak juga naik secara signifikan.

Kenaikan sebesar lima persen menurut Jamil adalah hal yang sangat uar biasa dalam pencapaian safari politik Aher.

"Jadi PKS mengajukan Aher untuk cawapres Anies, terkesan memang dipaksakan. Aher tidak akan membantu Anies menambah pundi-pundi suara yang signifikan, untuk memenangkan kontestasi pilpres 2024," terangnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang rencananya didorong PKS untuk dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024 (sumber: Foto: Dok Suara.com - Fakhri Hermansyah)

Sebelumnya memang PKS turut mengajukan nama Ahmad Heryawan alias Kang Aher untuk menjadi bakal calon wakil presiden, dalam Pilpres 2024. Tapi PKS masih teteap untuk objektif, sesuai kesepakatan koalisi.

"Kami tidak mau berandai-andai kita lalui saja prosesnya dengan rasional dan objektif, sesuai dengan kesepakatan," ucap Jubir PKS, Muhammad Kholid, Sabtu (5/11) lalu.

Load More