SuaraCianjur.id- Sebuah alasana dikemukakan oleh Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera terkait dengan alasan deklarasi Koalisi Perubahan gagal dilaksanakan tanggal 10 November 2022.
Mardani Ali Sera membocorkan sedikit alasan terkait hal itu. Menurutnya saat ini para partai koalisinya sedang melawan oligarki.
Hal itulah yang lantas menjadi alasan deklarasi Koalisi Perubahan yang turut mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedang sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024 gagal digelar.
"Kenapa belum deklarasi? Bocoran sedikit karena kami lagi lawan oligarki," cuit Mardani Ali Sera dalam akun Twitter-nya @MardaniAliSera, yang dilihat Minggu (13/11/2022).
Saat ini pihaknya sedang menggalang sebuah format gerakan, karena tak ingin kalau pusaran koalisinya harus oleh pemodal besar.
"Ini enggak boleh ada pemodal besar yang menguasai kita. Maknya kita lagi menggalang format gerakan," ungkap Mardani.
Mardani juga mengatakan kalau pihaknya masih terus bermusyawarah terkait dengan deklarasi Koalisi Perubahan,
Terkait dengan waktunya kapan Mardani menegaskan hal itu tinggal menunggu waktu yang tepat untuk dilaksanakan.
"Waktunya kapan? In just battle time tinggal waktunya tapi komitmen membersamai. Mohon doanya," kata Mardani.
Cuitan dari kader PKS ini membuat netizen merongrong kolom komentar. Ada yang bilang kalau alasan itu tidak terlalu memuaskan.
"Alasannya nggak memuaskan," kata netizen.
"Lawan oligarki buat bayar yang sesuai maunya partai," timpa netizen lainnya.
"Oligarki dari diri sendiri saja banyak omong. Introspeksi diri dong," ungkap yang lainnya.
Sementara itu alasan terkait gagalnya deklarasi Koalisi Perubahan sudah diungkap sebelumnya oleh Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya.
Dirinya memastikan kalau deklarasi koalisi antara partai NasDem, PKS, dan Demokrat diundur. Kalu memungkinkan akan dilaksanakan pada akhir tahun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana