SuaraCianjur.id- Kerap melontarkan kritikan dan merespon beberapa tokoh politik, Komisari Utama PT Pertamina (Perser) sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai terlalu vokal.
Ahok mengkritik soal pengusungan Anies Baswedan yang berencana akan maju dalam Pilpres 2024. Termasuk Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Pengamat politik sekaligus ahli hukum tata negara Refly Harun, berpendapat kalau Ahok menginginkan lagi untuk kmebali ke dunia politik tanah air, alangkah bijaknya untuk melepaskan jabatannya yang sekarang.
"Kalau dia (Ahok) mau berpolitik (lagi) ya dia lepaskan dong jabatan sebagai Komisari Utama," ungkap Refly seperti dalam YouTube Refly Harun, dikutip Minggu (13/11/2022).
Kata Refly kalau memang Ahok ingin kembali berpartisipasi dalam kancah politik, Ahok harus merelakan jabatan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) kepada orang lain.
Seperti Menrut Rafly Harun hal itu juga sudah dilakukan oleh Komisaris Utama PT Transjakarta, Sudirman Said.
Sudirman Said rela melepaskan jabatannya an undur diri sebagai Komisaris Utama, karena dirinya ingin fokus untuk memenangkan Anies Baswedan sebagai baka calon Presiden di Pilpres 2024.
Maka dari itu Rafly menyarankan kepada Ahok untuk melakukan hal yang sama dengan Sudirman Said.
"Kalau mau ikut tim kampanye berhenti dulu sebagai Komisaris Utama Pertamina. Sudirman Said sudah mencontohkan, karena dia ingin mendukung pencapresan Anies. Keluar dia sebagai Komisaris Utama PT Transjakarta," kata Rafly Harun.
Tapi kalau Ahok hanya sebatas untuk berkomentar dan memberikan pandangan saja tanpa ingin kembali ke dunia politik, tidak jadi masalah.
"Tapi kalau tidak mau berpolitik cuma komentar-komentar aja boleh," kata dia.
Refly menilai kalau gelagat yang ditunjukan oleh Ahok, ada keinginan untuk kembali ke politik, dan maju di Pilgub mendatang.
"Jangan-jangan dia mau ikut lagi Pilgub, itu nggak masalah artinya sangat mungkin juga," terang Refly.
Namun ada hal yang harus diingat kata Rafly untuk Ahok jika berencana mau kembali manggung di Politik. Bisa mengambil ancang-ancang dari sekarang untuk melepas jabatan Komut di Pertamina. (*)
Sumber:Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Analisis Taktik dan Lini Prancis vs Spanyol: Semifinal Raja Baru Eropa
-
Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG
-
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
-
Ngenes! SDN Cepokosawit 2 Boyolali Hanya ada 1 Siswa Baru
-
Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal
-
Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen
-
LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG
-
Dokter Spesialis Ditemukan Tewas Membiru di Semak-semak RSUD Tengku Rafian Siak
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan