SuaraCianjur.id- Nikita Mirzani mulai menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pencemaran nama baik.
Sidang digelar di Pengadilan Negeri Serang, Senin (14/11/2022). Dari dakwaan pertama, Nikita Mirzani dituduh melakukan pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra, dalam akun media sosial.
Hal itu menyebabkan kerugian materil sebesar Rp17,5 juta bagi Dito.
"Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 51 ayat (2) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," ucap Jaksa di ruang sidang, dikutip dari Suara.com, Senin (14/11/2022).
Dalam dakwaan kedua, Nikit Mirzani disebut sudah mencemarkan nama baik dari Dito Mahendra. Hal itu dilakukan melalui media elektronik atau media sosial, yang turut mengunggah foto Dito Mahendra dalam kondisi yang sudah diedit.
"Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 27 ayat (3) Jo. Pasal 45 ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," lanjut Jaksa.
Sedangkan dakwaan ketiga yang dilayangkan kepada Nikita Mirzani, disebutkan juga diduga sudah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, karena menyebutkan kalau Dito Mahendra sebagai seorang penipu, di media sosial Instagramnya.
"Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 311 KUHP," ungkap JPU.
Nikita Mirzani melalui kuasa hukumnya, turut mengajukan nota keberatan atau eksepsi terhadap surat dakwaan yang dilayangkan oleh JPU.
Majelis Hakim persidangan turut memberikan waktu selama dua minggu kepada Nikita Mirzani untuk mempelajari dakwaan tersebut.
Sebelumnya, Nikita Mirzani menjadi tersangka dan ditahan oleh Kejari Serang terkait dengan laporan pencemaran nama baik oelh Dito Mahendra, yang dibuat ke Polres Serang Kota. Laporan itu dibuat pada tanggal 16 Mei 2022. (*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga