/
Rabu, 23 November 2022 | 10:08 WIB
Dokumnetasi pribadi

SuaraCianjur.id - Air matanya tak lagi terbendung. Saat Rahmadi menceritakan soal warga di lokasi longsor akibat gempa bumi, di Desa Gintung, Cugeunang, Kabupaten Cianjur.

Rahmadi ialah salah satu jurnalis yang diminta langsung untuk turun langsung dari Bandung, guna melakukan peliputan di Kabupten Cianjur. 

“Kemarin ini melihat langsung evakuasi jenazah,” kata Rahmadi, saat dihubungi suaracianjur.id, Rabu (23/11/2022).

Ia menceritakan saat petugas melakukan evakuasi jenzah warga yang tertimbun longsor akibat gempa bumi. 

Dirinnya menggambarkan suasana saat proses evakuasi berlangsung. Dimana evakuasi jasad yang tertimbun menjadi tontonan warga. 

Mereka tidak hanya menonton. Tapi mereka mencoba mencari tahu isi kantong-kantong jenazah yang berhasil dievakuasi. 

“Kalau ada yang nemu jenazah, itu langsung di kerubutin warga minta untuk dibuka kantong jenazahnya,” ucap Rahmadi. 

warga tengah melalukan pembersihan material runtuhan rumah yang rusak karena gempa bumi di Cianjur. (sumber: Dokumentasi pribadi)

Ia mengatakan tidak sampai hati melihat warga menunggu proses evakuasi dari pagi sampai malam, hanya untuk mematikan apakah jasad yang tertimbun merupakan keluarga para warga atau bukan. 

“Memang ditungguin itu dari pagi sampai malem. Berebutan lihat antong jenazah setiap petugas berhasil mengevakuasi,” ungkapnya. 

Baca Juga: Naysila Mirdad Hamil Diluar Nikah? Begini Klarifikasinya

Hal yang sama dirasakan olhe Fidya. Dirinya juga menjadi salah satu jurnalis yang turut dikirmkan ke Kabupaten Cianjur untuk melalkukan peliputan. 

Fidya sendiri menceritakan, saat dirinya tengah berkeliling mencari bahan peliputan, pada Selasa 22 November 2022 sore hari kemarin. 

Ia kala itu melakukan liputan ke salah satu desa yang juga rusak karena gempa bumi. 

Dirinya melihat langsung beberapa warga yang belum mendapat bantuan. 

“Aku ngeliat kemarin ini, ada bayi-bayi dan ibu-ibu gitu tidur dipinggiran sawah. Mereka belum dapat bantuan apa-apa,” ungkapnya. 

Gempa bumi di Kabupaten Cianjur, terjadi pada Senin 21 November 2022. Berkekuatan magnitudo 5,6, gempa tersebut meluluhlantahkan beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur.

Load More