SuaraCianjur.id - Air matanya tak lagi terbendung. Saat Rahmadi menceritakan soal warga di lokasi longsor akibat gempa bumi, di Desa Gintung, Cugeunang, Kabupaten Cianjur.
Rahmadi ialah salah satu jurnalis yang diminta langsung untuk turun langsung dari Bandung, guna melakukan peliputan di Kabupten Cianjur.
“Kemarin ini melihat langsung evakuasi jenazah,” kata Rahmadi, saat dihubungi suaracianjur.id, Rabu (23/11/2022).
Ia menceritakan saat petugas melakukan evakuasi jenzah warga yang tertimbun longsor akibat gempa bumi.
Dirinnya menggambarkan suasana saat proses evakuasi berlangsung. Dimana evakuasi jasad yang tertimbun menjadi tontonan warga.
Mereka tidak hanya menonton. Tapi mereka mencoba mencari tahu isi kantong-kantong jenazah yang berhasil dievakuasi.
“Kalau ada yang nemu jenazah, itu langsung di kerubutin warga minta untuk dibuka kantong jenazahnya,” ucap Rahmadi.
Ia mengatakan tidak sampai hati melihat warga menunggu proses evakuasi dari pagi sampai malam, hanya untuk mematikan apakah jasad yang tertimbun merupakan keluarga para warga atau bukan.
“Memang ditungguin itu dari pagi sampai malem. Berebutan lihat antong jenazah setiap petugas berhasil mengevakuasi,” ungkapnya.
Baca Juga: Naysila Mirdad Hamil Diluar Nikah? Begini Klarifikasinya
Hal yang sama dirasakan olhe Fidya. Dirinya juga menjadi salah satu jurnalis yang turut dikirmkan ke Kabupaten Cianjur untuk melalkukan peliputan.
Fidya sendiri menceritakan, saat dirinya tengah berkeliling mencari bahan peliputan, pada Selasa 22 November 2022 sore hari kemarin.
Ia kala itu melakukan liputan ke salah satu desa yang juga rusak karena gempa bumi.
Dirinya melihat langsung beberapa warga yang belum mendapat bantuan.
“Aku ngeliat kemarin ini, ada bayi-bayi dan ibu-ibu gitu tidur dipinggiran sawah. Mereka belum dapat bantuan apa-apa,” ungkapnya.
Gempa bumi di Kabupaten Cianjur, terjadi pada Senin 21 November 2022. Berkekuatan magnitudo 5,6, gempa tersebut meluluhlantahkan beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Cerita dari Desa Majona
-
Jalan-jalan ke Semarang, Jangan Lupa Mampir ke D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie
-
Sinergi Digitalisasi dan Kearifan Lokal, Desa Tompobulu Tumbuh sebagai Desa Ekonomi Berkelanjutan
-
Wisata Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie di Semarang Manjakan Lidah Pengunjung
-
Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Contoh Sukses Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal dan Teknologi
-
D'Kambodja Heritage by Anne Avantie Sukses Bersama BRI
-
Transformasi Desa Tompobulu, Kolaborasi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Desa BRILiaN Tompobulu, Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Perkuat Ekonomi Berkelanjutan
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung