SuaraCianjur.id -Permasalahan keuangan yang dihadapi Jessica Iskandar rupanya masih belum selesai.
Sebelumnya Jessica Iskandar alias Jedar mengumumkan bahwa dirinya terkena penipuan sebesar Rp9,8 miliar oleh rekan bisnisnya sendiri.
Tak kenal takut, Jedar berusaha memperjuangkan haknya dengan melaporkan Stevan, pria yang menipunya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Menurut keterangan Jedar selama beberapa bulan kebelakang Stevan mengirimkan bukti transfer palsu kepadanya, trasnferan tersebut merupakan keuntungan yang dihasilkan dari bisnis keduanya.
Karena saat awal menjalankan bisnis, berjalan lancar,dibulan-bulan selanjutnya saat Stevan memberi tahu telah mengirimkan uang, Jedar tidak cek kebenarannya lewat mutasi rekening.
Jedar sadar dirinya telah ditipu, saat ia harus membayar cicilan KPR rumah mewahnga di Menteng, Jakarta.
Pada saat itu pihak Bank, menghubungi Jedar bahwa pembayarannya tidak bisa di-debet secara otomatis karena tabungannya tidak cukup.
Mengetahui hal tersebut Jedar langsung panik, dan baru menyadari bahwa selama ini ia telah ditipu.
Akibat penipuan tersebut, Jedar mengaku kesluitan untuk mebayar cicilan KPRnya yang sudah menunggak hampir 4 bulan.
Baca Juga: Reza Arap Pilih Pergi ke Bali, Wendy Walters Lebih Menghormati Pengadilan
Ia pun memberitahu sejumlah rekan artisnya, namun rupanya hanya Raffi Ahmad yang memberikan bantuan.
Saat ini, ketika Jedar mengunggah foto di Instagramnya sudah jarang terlihat ada selebritis papan rekan sosialitanya yang ikut berkomentar dalam unggahannya.
Pernyataan Jedar Soal Sang Anak
Warganet menduga bahwa Jedar sudah tidak bergabung lagi dengan selebritis kaya seperti Nia Ramadhani, Nagita Slavina dan lainnya.
Dalam unggahan terbaru Jedar di Instagram, ia menampilkan foto dirinya dengan sang anak, dengan caption seolah menyindir.
"Pada akhirnya anak-anak kita adalah teman terbaik kita. Setuju gak ibu-ibu?," tulis Jessica seperti dikutip SuaraCianjur.id pada Rabu (23/11/2022)
Unggahan Jedar tersebut tentu tak luput dari komentar warganet, kebanyakan menanyakan keberadaan teman-teman sosialitanya.
"yang sosialita pada kemana yak. Akhirnya pada kelihatan aslinya kan. Disaat jatuh gak bakalan ada yang ngelihat," komentar @cinta***.
"Kaa kata pepatah jangan banyak berharap kepada manusia karena tabiat manusia bisa berubah dalam sekejap. Libatkan Tuhanmu karena dia takkan pernah meninggalkanmu," kata @chandra***.
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali