SuaraCianjur.id - Seorang oknum anggota polisi yang diduga merupakan ajudan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, dilaporkan ke Bidang Propam Polda Jabar.
Dari informasi yang diapat oknum polisi tersebut berinisial US. Anggota polisi tersebut dilaporkan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap empat orang pemuda.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo pun mengatakan pihak Polda Jabar tengah mendalami laporan tersebut.
“Saat ini masih dilakukan pendalaman,” kata Ibrahim, saat dihubungi via ponselnya, Kamis (24/11/2022).
Ibrahim menyebut, pendalaman dilakukan untuk memastikan kebenaran dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota polisi tersebut.
“Untuk memastikan kejadiannya agar sesuai fakta, maka perlu didalami,” ungkapnya.
Adapun korban diketahui masing-masing bernama Bambang (21), Hilman Al Farisi (20), Hilmi Afnan Fauzan (21) dan Luki Lukmanul Hakim (21).
Keempat pemuda tersebut tengah berlibur ke kota Bandung. Saat itu keempat pemuda tersebut terlibat cekcok dengan kelompok remaja.
Imbas dari cekcok tersebut, keempat pemuda tersebut pun melaporkan apa yang menimpanya ke Polsek Bandung Wetan, Kota Bandung.
Ditengah membuat laporan polisi tersebut, keempat pemuda tersebut didatangi oleh oknum anggota polisi berinisial US itu.
Keempat pemuda itupun mengaku mendapat intimidasi. Anggota polisi berinisial US itu menyebutkan jika dirinnya juga merupakan ajudan dari Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum.
Selain intimidasi, oknum anggota polisi tersebut melakukan penganiayaan terhadap salah seorang dari keempat orang korban.
Dari situlah keempat orang pemuda tersebut melaporkan apa yang menimpa mereka ke Bidang Propam Polda Jabar. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Cegat Mobil Relawan, Polisi Bebaskan Tiga Warga yang Lakukan Penahanan Mobil Relawan : Ketiganya Warga yang Terdampak Gempa Cianjur
-
Cerita Miris Istri Bripka HK Usai Ditinggal Selingkuh Dengan 4 Orang: Hidup Ngontrak Hingga Dagang Nasi Di Pasar
-
Ada Polisi Hobi Prostitusi Online, Warga Net : Polusi Negara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring