SuaraCianjur.id - Perusahaan Listrik NEgara (PLN) akui, gempa bumi di Cianjur yang terjadi awal pekan kemarin sebabkan ribuan gardu distribusi milik PLN alami pemadaman.
Bahkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 tersebut, juga memnyebabkan beberapa gardu induk mengalami kerusakaan.
Tim PLN pun bergerak cepat, pasca gempa terjadi mereka berhasil memulihkan sistem yang sempat alami ganguan dan kerusakan.
Alhasil saat ini semua infrastruktur PLN sudah berjalan normal. Namun tidak semuana berjalan tanpa ada kendala. Gempa susulan yang terjadi sampai saat ini juga merusak gardu milik PLN.
"Gempa susulan kemarin sempat menggeser trafo kami. Trafonya kami matikan, tapi pasokan listrik masih cukup sehingga rumah warga tak terdampak. Kami siaga langsung memperbaiki kerusakan itu," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.
Kurang dari 36 jam saat terjadi gempa di Cianjur, PLN berhasil memulihkan sistem kelistrikan. Meski tidak semunya, PLN memberikan perbaikan awal di RSUD Sayang, Kantor Pemerintah dan SPBU.
“Saat ini kami pastikan 326 ribu warga Cianjur yang sempat padam listriknya karena gempa sudah kami pulihkan," ujar Darmawan.
Ia menyebutkan gempa yang terjadi menyebakan 1.844 gardu milik PLN alami kerusakan. Namun saat ini sudah berhasil diperbaiki.
Sementara itu, memasuki hari keempat pasca gempa bumi terjadi di Cianjur, BMKG menyebut masih terjadi gempa susulam di Cianjur.
Baca Juga: Pelatih Ghana Nilai Gol Penalti Cristiano Ronaldo Hadiah Spesial dari Wasit
Namun, kekuatan gempa susulan yang terjadi, kekuatannya semakin melemah.
Ada hal yang diwaspadai masyarakat. Dimana BMKG juga mengeluarkan himbauan khususnya para pengungsi di Cianjur, untuk mewaspadai potensi hujan yang semakin meningkat hingga puncaknya pada bulan Desember 2022 di wilayah Cianjur.
Ancaman longsor dan banjir bandang disebut pihak BMKG bisa terjadi saat adanya hujan.
Pihak BMKG menghimbau masyarakat untuk tiidak membuat camp pengungsian mandiri yang berdekatan dengan lereng dan lembah.
Tidak menutup kemungkinan jika nekat mendirikan posko di dekat lereng, dapat berpotensi longsor karena hujan, atau guncangan saat terjadi gempa susulan.
Di hari keempat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 272 korban meninggal dunia di Cianjur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan