SuaraCianjur.id- Penyisiran daerah terisolir pasca gempa CIanjur yang terjadi padahari Senin (21/11) lalu, Brimob Polri memantau dari jalur udara.
Mereka mengerahkan tim untuk menerbangkan drone untuk mendetksi dan melakukan pencarian, soal lokasi pengungsi dari warga yang terkena dampak gempa Cianjur.
Polri menurunkan tim drone untuk menyisir dan mengetahui, warga daerah mana saja yang terisolir dan membutuhkan evakuasi serta bantuna.
Menurut Koordinator Tim SAR Vertical Rescue Satlat dari Korps Brimob, Kombes Pol Rantau Isnur Eka mengatakan kalau tim khusus itu menerbangkan drone, untuk mendeteksi kemungkinan lokasi yang dari warga yang mengungsi namun belum bisa ditembus oleh kendaraan baik roda dua atau roda empat.
Dirinya juga mengatakan, bila tim tersebut sudah menemukan lokasi terisolir yang masih terdapat warga, akan langsung dilakukan pelaporkan ke Posko Induk Jawa Barat, agar proses evakuasi bisa segera dilakukan.
"Jadi kami mengirim tim kecil ini menggunakan alat transportasi helikopter dari Polairud. Tim drone Brimob sudah membawa perlengkapan drone untuk mencari kemungkinan adanya shelter-shelter warga," terang Rantau di Cianjur dalam keterangan yang diterima cianjur.]suara.com, Minggu (27/11/2022).
Dirinya yakin kalau tim bisa memberkkan informasi secara akurat, dalam proses pencarian dan penyisiran lokasi terisolir.
Menurutnya menerjunkan helikopter jga drone sangat efektif ketika mencari para warga yang berada di daerah terisolir, pas ca gempa Cianjur terjadi.
Data yang diterima oleh Tim SAR dari Satlat Brimob dari 37 lokasi terisolir sampai sekarang, sudah tersisa tiga lokasi.
Baca Juga: Dewi Perssik Kembali Bawa Bukti Baru ke Polisi Sola Hinaan dari Haters
Ketika lokasi itu berada di Kampung Kadu Gede, Pasir Manggu, dan Pasar Tunagan.
Rantau melanjutkan kalau tim drone akan terus melakukan pencarian di lokasi pengungsian bagi warga yang masih terisolir dalam waktu sepakn kedepan.
"Kita sudah membawa bekal untuk enam hari perjalanan," ungkapnya.
Termasuk kebutuhan informasi soal daerah terisolir di mana saja dari laporan warga sangat dibutuhkan. (*)
Berita Terkait
-
Netizen Kecam Helicopter Lempar Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, Tenda Pengungsi Terbawa Terbang
-
Cerita Dibalik Longsor Cugenang Cianjur Akibat Gempa, Warganya Pernah Gerebek Pasangan Gay
-
124 Jasad Korban Gempa Cianjur Sudah Teridentifikasi, 1 Kantong Jenazah Berisi Potongan Tubuh Diperiksa Lanjut
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
5 Fakta Menarik Tarsius, Si Mata Besar Penjaga Hutan Sulawesi
-
Jadwal Lengkap Agenda Wisata Jogja Februari 2026: Dari Tradisi hingga Romansa!
-
7 City Car Jepang yang Gesit dan Anti Rewel Perawatan untuk Keluarga
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
7 Lipstik 3in1 Praktis untuk Pewarna Bibir, Blush On, dan Eyeshadow
-
5 Rekomendasi Model Gamis Simple Tapi Mewah untuk Lebaran Idul Fitri 2026
-
5 Motor Listrik Harga Rp5 Jutaan, Nyaman dan Mudah Dikendarai Orang Tua
-
Rintihan Noss di Bulan Ramadan
-
Film Live Action Blue Lock Umumkan Raizo Ishikawa sebagai Jingo Raichi
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta