SuaraCianjur.id- Sebanyak 124 korban gempa Cianjur yang telah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia sudah teridentifikasi oleh TIM DVI Polri, pada hari Kamis (24/11) kemarin.
Sebelumnya mereka sudah menerima sebanyak 131 kantong jenazah dari para korban yang tewas akibat tertimbun longsor dampak dari guncangan gempa berkekuatan 5,6 magnitudo, di hari Senin (21/11) kemarin.
Dari sekian jumlah tersebut disebutkan sebanyak 130 merupakan jenazah dalam kondisi tubuh yang utuh. Namun ada satu kantong lainnya yang terdiri dari potongan-potongan tubuh jenazah.
“Total jenazah yang sudah teridentifikasi sampai hari ini 124 jenazah, enam jenazah masih menunggu kelengkapan data antemortem,” Kabid DVI Mabes Polri Kombes Pol. drg. Ahmad Fauzi, di RSUD Sayang, Cianjur, Kamis (24/11/2022) kemarin.
Meski ratusan jenazah sudah teridentifikasi tapi masih ada satu potongan badan dari korban meninggal yang masih dilakukan pemeriksaan lanjutan, terkait dengan pemeriksaan DNA.
"Enam jenazah masih menunggu kelengkapan data antemorthem, sedangkan satu bodypart masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut berupa pemeriksaan DNA," terangnya.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melaporkan ke posko pengaduan.
“Bagi keluarga yang masih kehilangan keluarganya, diimbau untuk bisa melapor ke posko pengaduan orang hilang, posko mortem DVI, di bagian forensik RSUD Sayang, Cianjur dengan membawa data-data korban berupa rekam medis gigi dan foto terakhir korban,” imbaunya.
Selain itu adapaun data yang sudah dihimpun dari jenazah anak hingga kini sudah 59 data korban anak, dengan rentan usia yakni 15 tahun ke bawah, sedangkan untuk usia dewasa sebanyak 64 orang.
Baca Juga: Situasi Tegang Adik Dinar Candy Terjebak di Basement saat Gempa Cianjur, Trauma Lihat Banyak Darah
"Data yang masih belum diketemukan dan dilaporkan keluarganya sebanyak 48 orang hilang sampai saat ini jenazahnya belum ada. Dan jumlah itu apakah anak-anak akan kami data lagi," jelas Ahmad.
Proses evakuasi terhadap para korban yang dinyatakan hilang, masih dilakukan dengan menyisir dan melakukan pemetaan terhadap lokasi atau titik-titik yang menjadi fokus utama pencarian. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Makin Panas! Presiden Inter Milan Serang Balik Direktur Juventus Giorgio Chiellini
-
'Hilang Huma(n)': Ketika KoBer Membaca Krisis Pangan sebagai Krisis Peradaban
-
Igor Tudor Datang, Pelatih Keturunan Indonesia Pergi dari Tottenham Hotspur
-
Tersandung Izin Kerja seperti Maarten Paes, Van Persie Akali Aturan Demi Raheem Sterling
-
Dianggap Punya DNA United, Pelatih Elkan Baggott Dirumorkan Bakal Gantikan Carrick di MU
-
Mohamed Salah Menuju ke Arab Saudi, Liverpool Siapkan 4 Calon Pengganti
-
Eks Winger Liverpool Ditangkap Polisi di Bandara, Terlibat Kasus Apa?
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Targetkan Piala Dunia, John Herdman Waspadai Ekspektasi Publik Bisa Jadi Kutukan Timnas Indonesia