SuaraCianjur.id - Kasus perselingkuhan antara Arawinda Kirana dengan Guiddo Ilyasa kian ramai diperbincangkan.
Meskipun keduanya mengelak, akan tetapi bukti-bukti dan saksi telah mengucapkan fakta bahwa memang diantara mereka telah ada cinta terlarang.
Perasaan marah dan kecewa, tidak hanya dirasakan oleh istri dari Guiddo Ilyasa yaitu Amanda Zahra akan tetapi juga oleh para fans dari Amanda.
Usai merilis surat pernyataan yang diterbitkan oleh KITE Entertainment, dalam akun Instagram resmi mereka mengatakan jika talennya itu seolah hanya korban.
Netizen semakin geram, baik Guiddo Ilyasa maupun arawinda Kirana lebih memilih bungkam seribu bahasa.
Dikabarkan saat ini usia pernikahan antara Amanda Zahra dengan Guiddo Ilyasa baru berjalan dua tahun, dan mereka telah dikaruniai seorang anak yang baru saja lahir.
Isu perselingkuhan antara Arawinda Kirana dan Guiddo Ilyasa memang sudah mencuat serta diketahui oleh Amanda Zahra sejak Juni 2022 lalu. Akan tetapi Amanda memilih diam sembari melengkapi semua barang bukti.
Lewat cuitan di Twitter, Amanda Zahra membagikan perasaannya setelah mengetahui adanya perselingkuhan tersebut.
Isi Surat Amanda Zahra di Catatan Ponselnya
Berikut ini isi surat terbuka yang ditulis oleh Amanda Zahra untuk Arawinda Kirana dan Guiddo Ilyasa.
Baca Juga: Jelang Akhir Tugas Panglima TNI Andika Perkasa, Kerahkan Kapal Perang Ke Indonesia Timur, Ada Apa ?
"Setahun sebagai seorang Mama dan aku masih heran betapa tanpa pamrihnya saat menjadi seorang ibu. Aku ingat belum lama ini begitu patah hati sehingga aku menulis 'surat' naif ini di aplikasi catatan HP. Aku membacanya lagi, dan aku tersadar, aku pernah berada di titik terendah, dan yang aku pedulikan saat itu hanya bayiku,"
"Aku berharap kamu membaca ini dan menyadari apa yang telah kalian berdua lakukan. karena aku mungkin bisa menerima ini, tapi bayiku enggak.
"Aku tahu kamu mungkin sulit untuk bisa memahami dan berempati terhadap kondisiku saat ini, tapi suatu hari, jika kamu memilih menjadi seorang ibu, coba ingat lagi hal ini ya?"
"Aku telah membesarkan anaku seorang diri, coba tanya setiap ibu termasuk ibumu, betapa sulitnya ini. Hamil, the labor, menyusui, dan waktu tidur yang kurang."
"Sebagai seorang perempuan, seorang istri, dan seorang Mama.. Aku tidak habis pikir kamu sampai hati untuk melakukan semua itu."
"you did see the ultrasounds on my fridge right? kamu juga telah melihat fotoku dan bayiku dibelakang sofa, disamping tempat tidurku, barang-barangku, dan mainan bayiku disetiap tempat. Aku tahu kamu nggak bodoh, aku yakin kamu pernah denger kalau stress berpengaruh sama produksi ASI.. Aku gak tahu apa kalian pernah ngomongin aku atau anaku. dan aku masih mengASIhi anakku. Aku ninggalin rumah karena aku mencoba untuk mengobati diriku dari apa yang telah kalian lakukan, dan aku tahu fakta bahwa kamu juga sudah mengetahui hal itu. Aku masih ingin bisa menyusui bayiku, aku harus menjaga bayiku sambil aku menangis."
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim