SuaraCianjur.id- Ada perbedaan ciri terkait dengan robeknya selaput dara karena berhubungan seks dan akibat dari aktifitas olahraga yang terlalu berat.
Hal itu dikatakan oleh Dokter Boyke Dian Nugraha dalam Youtueb Sonora FM, dilihat Jumat (2/12/2022).
Dokter Boyke mengatakan kalau penyebab selaput dara robek tidak hanya terjadi dengan berhubungan seks saja, tapi juga bisa oleh aktifitas berat seperti halnya olahraga.
Selaput dara banyak dikaitkan dengan keperawanan. Namun sobeknya bisa terjadi karena hal yang lain.
"Robeknya selaput dara tidak selalu karena hubungan seks," ungkap dr.Boyke.
Menurut pakar Seksolog dr.Boyke, beberapa kasus pernah terjadi selaput dara robek akibat aktifitas berat, seperti diantaranya olahraga berat atau juga bisa disebabkan oleh insiden kecelakaan.
"Robeknya selaput dara bisa jadi karena sepeda, terbentur ujung meja, menari balet, taekwodo dan semua olahraga berat terkadang bisa mengakibatkankan robekan," ungkap dr.Boyke.
Tapi kata dr.Boyke menjelaskan ada perbedaan dari robeknya selaput dara antara keduanya aktifitas itu.
Dalam kasus robeknya selaput dara akibat aktifitas seks dapat dilihat secara jelas oleh medis, dan bentuknya tidak beraturan.
Baca Juga: Sempat di Ghosting, Meiska Adinda Rilis Single Hilang Tanpa Bilang
"Kalau robeknya karena hubungan seks robeknya amburadul, robeknya sampe ke dasar," jelas dr.Boyke.
Namun apabila selaput dara robek oleh aktifitas berat, robekannya sedikit tidak sampai ke dasar.
"Kalau robeknya karena aktivitas seperti Taekwondo, Balet, kemudian terjatuh dari sepeda, biasanya tidak sampai amburadul. Adtinya hanya robek sedikit," terang dr.Boyke.
Dia juga mengatakan, sulit bagi pria untuk mengetahui selaput dara yang robek ketika berhubungan seks pertama kali.
"Suami kalau bukan dokter ya gak ngerti ini robeknya full 100 persen amburadul atau separuh-separuh dan dia ga akan tahu, kan yang penting buat dia enak aja," ungkapnya.
Begitu juga dengan berhubungan intim bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah di malam pertama. Robeknya selaput dara ketika pertama berhubungan intim tidak harus ditandai dengan keluarnya darah.
Karena kata dr.Boyke selaput dara perawan juga tidak keluarkan darah karena, ketika berhubungan intim.
"Berdarah juga tidak selalu orang yang masih perawan itu berdarah tergantung robekannya, kalau robekannya pada titik yang mengandung pembuluh darah, maka biasanya tidak akan berdarah padahal dia masih perawan," ungkap dr.Boyke. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo