- Lebih dari 14 Asprov PSSI di berbagai daerah saat ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas karena belum memiliki ketua definitif.
- Pengurus daerah mempertanyakan urgensi penunjukan Pelaksana Tugas tersebut karena dinilai berpotensi menghambat program pembinaan dan koordinasi organisasi sepak bola.
- Pihak federasi diminta memberikan penjelasan resmi mengenai kepastian waktu penetapan ketua definitif guna mencegah spekulasi di kalangan para anggota.
Suara.com - Dinamika di tubuh PSSI kembali menjadi perhatian. Di tengah fokus publik terhadap perkembangan Timnas Indonesia, kompetisi nasional, dan pembinaan pemain muda, muncul pertanyaan mengenai tata kelola organisasi di tingkat daerah.
Sorotan mengarah pada banyaknya Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI yang kini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Berdasarkan informasi yang beredar, lebih dari 14 Asprov saat ini belum memiliki ketua definitif dan dijalankan oleh pejabat sementara.
Penunjukan Plt sejatinya merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi.
Namun, ketika kebijakan serupa terjadi di banyak daerah dalam waktu yang hampir bersamaan, sejumlah pihak mulai mempertanyakan dasar dan urgensi langkah tersebut.
Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpastian di tingkat daerah. Sejumlah program pembinaan, koordinasi dengan klub anggota, hingga agenda organisasi disebut dapat terdampak apabila kepemimpinan definitif belum segera ditetapkan.
Pengurus Daerah Pertanyakan Alasan Penunjukan Plt
Mantan Ketua Asprov PSSI Jawa Barat, Tommy Apriantono, mengaku banyak pengurus daerah yang hingga kini masih menunggu kejelasan terkait status kepemimpinan Asprov.
"Kita (pengurus) di daerah juga bertanya-tanya apa alasannya belum ditetapkan juga Ketua Asprov sampai sekarang. Dulu kan saat periode jabatan habis, Plt ditunjuk alasannya karena bencana alam Sumatera," kata Tommy saat dihubungi awak media.
Baca Juga: PSSI Murka Usai Beckham Putra Diprovokasi Suporter di GBK
"Tapi sekarang kan sudah selesai tanggap bencananya. Dan daerah yang tak kena bencana kok juga ditunjuk Plt. PSSI harus jawab ini," jelasnya.
Tommy, yang kini posisinya digantikan oleh Vivin Cahyani Sungkono sebagai Plt Ketua Asprov PSSI Jawa Barat, menilai penjelasan resmi dari federasi diperlukan agar tidak memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pemangku kepentingan sepak bola daerah.
Ketika ditanya mengenai munculnya pertanyaan terkait tata kelola organisasi dan dugaan penyalahgunaan kewenangan, Tommy memilih menyerahkan penjelasan tersebut kepada federasi.
"Dalam Statuta kan ada Exco yang secara kolektif kolegial memutuskan hal tersebut. Yang menunggu kepastian kan sebenarnya pengurus kabupaten/kota sebagai voter di Asprov," ucap Tommy.
PSSI Dinilai Perlu Beri Kepastian
Pandangan serupa disampaikan mantan Ketua Asprov PSSI Sulawesi Utara, Joune Ganda. Ia menegaskan bahwa penunjukan Plt merupakan kewenangan yang dimiliki PSSI berdasarkan aturan organisasi yang berlaku.
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist
-
PSSI Siap Banned Suporter yang Intimidasi Beckham Putra, CCTV GBK Jadi Bukti
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair
-
Profil Tori Penso Wasit Wanita Pertama Piala Dunia 2026, Pimpin Laga Ceko vs Afsel
-
Dilema Jeremy Doku, Bakal Tinggalkan Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Kelahiran Anak Pertama?