SuaraCianjur.id- Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kompak menepis soal pernyataan dari mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit tentang tandatangan dari laporan dugaan pelecehan seksual, yang dituduhkan ke Brigadir J.
Pasangan suami istriini kompak menepis hal itu dalam keterangan yang disampaikan oleh Ferdy Sambo dan istrinya, usai mendengar penuturan saksi di ruangan sidang, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).
Ferdy Sambo mengatakan terkait dengan berita acara interograsi (BAI) dalam dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi, katanya belum sama sekali belum ditandatangani, pasca sehari kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabara, tanggal 8 Juli 2022.
"Tanggal 9 itu BAI istri saya, itu belum ditandatangani," ungkap Sambo.
Sementara itu Putri Candrawathi mengaku kalau BAI itu ditandatangani tiga hari usai Brigadir J tewas.
Keduanya membantah dari kesaksian AKBP Ridwan tentang tanda tangan BAI ketika di hari kematian Brigadir J.
"Saya menandatangani BAI pada 11 Juli, untuk yang lain saya nggak tandatangani," ungkap Putri.
Patut diketahui, kalau Ferdy Sambo menyodorkan soal berkas berita acara interogasi (BAI) Putri Candrawathi yang berkaitan dengan dugaan pelecehan yang katanya dilakukan oleh almarhum Brigadir J di tanggal 8 Juli.
Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit yang mengatakan itu dalam ruangan sidang di hari Selasa (29/11/2022).
Baca Juga: Polisi Sebut Kabar Relawan Medis Mundur Dalam Penanganan Korban Gempa Cianjur, Tidak Benar
AKBP Ridwan mengatakan kalau BAI itu diserahkan oleh Wakil Kepala Detasemen Biro Paminal Polri, AKBP Arif Rahman Arifin.
Dalam BAI itu tertulis secara lengkap tentang kronologi yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.
"Ada kronologis dari Bu Putri untuk dilakukan BAI," ungkap Ridwan.
Kemudian setelah itu AKBP Ridwan langsung melaporkan hal it uke mantan Kapolres Jaksel yang saat itu dijabat oleh Kombes Pol Budi Herdhi.
"Mohon izin komandan ini ada AKBP Arif diperintahkan Pak FS untuk buat BAI, karena Bu Putri saat itu kondisinya belum bisa ke Polres karena alasannya ketika itu lagi trauma," kata AKBP Ridwan.
Kemudian BAI dugaan pelecahan seksual terhadap istri Ferdy Sambo itu dibuat oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan dibuat meski tanpa ada keterangan langsung dari pihak pelapor dalam hal ini Putri Candrawathi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya