SuaraCianjur.id - Pada suatu kesempatan, dr. Zaidul Akbar menjelaskan tentang pernikahan berbeda kasta.
Saat itu, dr. Zaidul akbar mengibaratkan sang suami dari golongan atas, sedangkan sang istri dari golongan bawah.
Sebelumnya, dr. Zaidul Akbar meminta penontonnya untuk memikirkan situasi yang akan dibuatnya di luar konteks agama.
"Ini dengan catatan tanpa paham agama," ujar dr. Zaidul Akbar.
Lalu, beliau membuat suatu skenario, dimana sang suami mungkin sedang marah dengan sang istri.
Sehingga tanpa disadarinya, si suami menyebut istri sebagai orang kampung.
Perkataan inilah yang dikatakan dr. Zaidul Akbar akan menancap di dalam jika sang istri.
Jika tidak kuat iman, maka perkataan buruk itu akan menempel ke jiwa dan hati sang istri.
Bukan sekedar nempel, dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa perkataan tersebut akan merusak jiwa sang istri.
Sehingga, akhirnya nanti raganya akan menjadi korban dari rusaknya jiwa.
"Yang itu nantinya, raganya yang akan menjadi korban," kata dr. Zaidul Akbar.
Kaitan harga diri dengan ginjal
Perkataan buruk inilah sangat berkaitan erat dengan harga diri sang istri, kata dr. Zaidul Akbar
Menurut dr. Zaidul Akbar, harga diri tersebut berkaitan dengan ginjal.
"Yang jelas, sebagain abesar itu ada kaitannya dengan harga diri misalkan," ucap dr. Zaidul Akbar.
"Harga diri itu nantinya dengan ginjal misalkan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan