SuaraCianjur.id- Terkait dengan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung sudah teridentifikasi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan kalau pelaku bernama Agus Sujarno atau Agus Muslim. Dia disebut terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Pelaku sendiri sempat ditangkap oleh Densus 88 dan ditahan karena terlibat dengan insiden bom yang terjadi di Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, di tahun 2017 silam.
Pada tahun 2021, Agus Muslim telah kembali bebas menghirup udara luar.
"Sempat dihukum empat tahun di bulan September 2021, lalu yang bersangkutan bebas. Tentunya kegiatan yang bersangkutan, kita ikuti," jelas Kapolri Listyo dalam keterangannya di lokasi, Rabu (7/12/2022).
Berdasarkan hasil dari pemeriksaan sidik jari dan face recognition, dia terafiliasi dengan kelompk JAD. Adapun kelompok JAD yang diikuti oleh pelaku bom bunuh diri ini, memiliki basis di Bandung atau Jawa Barat.
Agus Muslim pernah ditahan di Nusakambangan, Jawa Tengah. Tapi saat dirinya bebas pelaku ternyata masih masuk ke dalam kategori merah.
“Yang bersangkutan ini sebelumnya ditahan atau diproses di Nusakambangan, artinya dalam tanda kutip masuk kelompok yang masih merah. Proses radikalisasi membutuhkan teknik dan taktik berbeda,” terang Kapolri.
"Dan memang yang bersangkutan masih susah diajak berbicara, cenderung menghindar, walaupun sudah melaksanakan aktivitas," lanjutnya.
Kapolri memberikan perintah kepada timnya supaya melakukan pendalaman, dan mencari orang yang berkaitan dengan kelompok yang turut diduga terafiliasi bersama Agus.
"Seluruh tim satgas sudah diperintahkan bergerak," ungkap Listyo.
Semebtara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana menyatakan, terdapat 11 korban atas insiden ledakan yang terjadi di Polsek Astanaanyar.
11 orang itu ada satu anggota Polri yang gugur akibat terkena serpiah ledakan. Sementara 10 orang lainnya mengalami luka-luka, dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. (*)
Berita Terkait
-
Pedagang Ini Dikejutkan Dentuman Keras Tak Menyangka Polsek Astanaanyar Diserang Bom Bunuh Diri, Warga Pada Lari
-
Kata Kapolda Jabar Soal Bom Polsek Astanaanyar, Masyarakat Lagi Lewat Jadi Korban, Tahanan Dipindahkan Sementara
-
Ada Tulisan KUHP di Motor Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar, Polda Jabar Bilang Begini
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG