- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, menyatakan pengadaan motor listrik mendukung operasional distribusi program Makan Bergizi Gratis.
- Kendaraan tersebut digunakan untuk menjangkau wilayah sulit akses, termasuk daerah terpencil serta gang sempit di kota besar.
- Proses pengadaan seluruh unit motor listrik dipastikan telah dilakukan sesuai dengan mekanisme aturan barang dan jasa berlaku.
Suara.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menyatakan pengadaan sepeda motor listrik dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditujukan untuk menunjang operasional di seluruh daerah, termasuk wilayah perkotaan seperti Jakarta.
Menurut Sony, kendaraan roda dua tersebut diperlukan untuk mengoptimalkan distribusi di lapangan, terutama di wilayah yang tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat.
“Kebutuhan sepeda motor itu adalah untuk mengoptimalkan pelaksanaan. Daerah-daerah terpencil itu kan tidak semuanya bisa menggunakan roda empat,” kata Sony di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan sepeda motor menjadi solusi untuk mempercepat distribusi makanan ke penerima manfaat di berbagai kondisi geografis.
“Untuk mengoptimalkan pelaksanaan di lapangan diperlukan sepeda motor,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sony memastikan bahwa sepeda motor listrik tersebut akan digunakan di seluruh wilayah Indonesia, dengan prioritas pada daerah yang memiliki keterbatasan akses.
“Untuk seluruh daerah. Jadi seluruh daerah, terutama daerah-daerah terpencil, tapi termasuk di Jakarta juga,” katanya.
Ia mencontohkan, di wilayah perkotaan seperti Jakarta, sepeda motor tetap dibutuhkan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses kendaraan besar.
“Sekolah yang masuk ke dalam gang, ketika diperlukan koordinasi cepat kan tidak masuk mobilnya, sepeda motor lah yang lebih cepat bisa masuk,” ujar Sony.
Baca Juga: Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan
Ia juga menegaskan kalau pengadaan kendaraan tersebut telah melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Proses pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan. Apabila ada penyimpangan, tentu itu menjadi ranah para penegak hukum," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
5 Motor Listrik Bekas Jarak Tempuh Jauh, Torsi Besar Cocok untuk Tanjakan
-
5 Motor Listrik dengan Spek Lebih Oke dari Motor Listrik MBG, Harga Lebih Murah Cuma Seperlimanya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam