/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 12:10 WIB
Zoya Amirin jelaskan usia minimal seks edukasi (YouTube V Entertainment.id)

SuaraCianjur.id - Zoya Amirin, seorang seksolog memberikan penjelasan tentang seks edukasi pada anak.

Pada satu kesempatan, Zoya Amirin mendapatkan pertanyaan tentang usia ideal seorang anak diberikan seks edukasi.

Menanggapi pertanyaan dar netizen, Zoya Amirin mengungkapkan suatu fakta mengejutkan yang cukup tak biasa.

Sebab, Zoya Amirin mengatakan bahwa untuk memberikan seks edukasi pada anak paling muda adalah sekitar umur 3 tahun.

"Seks edukasi paling muda itu pada anak umur 3 tahun," ungkap Zoya Amirin.

Lalu, Zoya Amirin langsung menambahkan bahwa seks edukasi bukan berarti tutorial senggama.

Melainkan untuk membantu anak memahami tubuh dan seksualitasnya sesuai usianya.

Seks edukasi untuk usia 3 tahun menurut Zoya Amirin

Zoya Amirin sebutkan seks edukasi yang bisa dilakukan pada anak usia 3 tahun (sumber: YouTube V Entertainment.id)

Zoya Amirin lalu melanjutkan penjelasannya dengan menyebutkan apa sajakah seks edukasi yang bisa diberikan pada anak usia 3 tahun.

Pada anak usia 3 tahun, Zoya Amirin mengatakan bahwa seks edukasi bisa diberikan dalam bentuk toilet training dan pengenalan bagian tubuh.

Baca Juga: Ditipu Rp 10 M, Jessica Iskandar Digugat Balik Rp 50 M, Alasannya Tak Masuk Akal!

"Seks edukasi pada anak usia 3 tahun seperti toilet training, atau seperti ngasih nama bagian tubuhnya," ucap Zoya.

Zoya Amirin melarang orang tua untuk memberikan sebutan lain pada bagian sensitif anak.

"Ini penis, ini vagina. Jangan bilang ini burung ini pepe ya," sambungnya.

Hal ini menyebabkan ketika anak mengalami pelecehan seksual, tidak akan bisa cepat dibantu.

Karena tidak semua orang mengerti sebutan bagian sensitif yang disebutkan orang tua pada anaknya.

Seks edukasi pada anak remaja menurut Zoya Amirin

Zoya Amirin jelaskan seks edukasi untuk remaja (sumber: YouTube V Entertainment.id)

Menurut Zoya Amirin, seks edukasi harus diberikan tepat sesuai dengan usianya.

Jika untuk anak 3 tahun seperti yang dijelaskan di atas, maka untuk anak remaja berbeda lagi.

Zoya Amirin mengatakan bahwa pada usia remaja yang mulai pubertas harus diberikan pengertian tentang seksualitasnya yang sudah matang.

"Kalau kamu sudah mentruasi berarti kamu bisa hamil. Hati-hati," kata Zoya Amirin.

"Kalau kamu sudah mimpi basah artinya kamu sudah aktif secara seksual, kamu bisa menghamili perempuan. Hati-hati," lanjutnya.

Tak hanya diwanti-wanti, orang tua juga harus membekali anaknya cara agar bisa mengelola nafsu dan menghargai seorang perempuan.

"Ayah ajarkan putra Anda, kalau misalkan tergoda, tundukkan pandangan Anda, jangan salahin baju perempuan, jangan salahin goyangan perempuan," tutur Zoya.

"Karea perempuan bukan sumber maksiat," tegasnya.(*)

Sumber: YouTube V Entertainment.id

Tonton video menarik lainnya tentang seks edukasi di sini: Anak Laki-laki Juga Harus Dapat Pendidikan Seksual dan Reproduksi

Load More