SuaraCianjur.id- Sebuah video viral di jagat media sosial yang memperlihatkan keangkuhan para PNS yang menabrak seorang pengendara motor. Iring-iringan mobil itu berasal dari dinas Pemprov Sulawesi Utara (Sulut).
Pria yang menggunakan motor dalam video tersebut disebutkan ditabrak oleh para rombongan PNS dari Dinas Pemprov di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara.
Ada enam PNS yang turut dari kendaraan roda empat yang beriringan tersebut. Namun usai menabrak enam orang PNS tersebut turun dari mobil, tapi bukannya menolong mereka malah mentertawakan dan memaki pegendara motor tersebut.
Video yang beredar juga memperlihatkan kondisi korban yang mengalami luka-luka, sampai motor korban rusak akibat ulah ditabrak oleh kendaraan mobil dinas.
Namun sangat disayangkan sikap PNS tersebut langsung setelah sebelum mentertawakan pengendara motor yang ditabrak.
Para PNS angkuh ini pergi tanpa ada kata maaf dari mereka. Video tersebut diunggah akun Facebook Rivay Tumboimbela.
Sontak saja video tersebut langsung ramai diperbincangkan dan dibagikan pengguna Instagram @ndorobei.official, dilihat Sabtu (17/12/2022).
Dalm tayangan video tersebut juga terlihat mobilan dinas menggunakan plat merah dengan nomor polisi DB 61.Termasuk dua mobil lainnya yang turut dikendarai oleh keenam PNS angkuh itu.
Para PNS angkuh ini sempat terlibat adu mulut dengan korban pengendera motor yang ditabrak. Mereka tertawa dan tidak mau meminta maaf.
Baca Juga: Kata dr.Zaidul Akbar Wanita Hanya Setiap Bulan Alami Mens, Sementara Pria Setiap Hari
Para PNS tersebut juga turut melemparkan perkataan ancaman kepada korban, kalau video perbuatan mereka viral akan dicari untuk bertanggung jawab.
“Bahkan, ada perkataan PNS yang menyebutkan jika sampai mereka viral, mereka akan mencari korban untuk bertanggung jawab,” tulis akun Instagram tersebut.
Korban yang merasa tak terima dengan perlakuan dari ulah PNS itu mengatakan kalau mereka tidak punya otak.
Para PNS angkuh pun tertawa dan membelas kalau korbanlah yang tidak punya otak.
“Silahkan lari dasar kagak ada otak,” ujar korban kepada para oknum PNS itu.
Keterangan dari korban dalam video yang diunggah itu dilakukan oleh para oknum PNS angkuh terjadi pada hari Selasa 13 Desember 2022, lokasinya berada di Jalan Desa Pangu, Sulawesi Utara. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica