/
Kamis, 22 Desember 2022 | 14:56 WIB
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo memastikan kalau makanan yang dibagikan kepada para pengungsi korban gempa Cianjur terbebas dari racun. (Foto: Dok Humas Polda Jawa Barat)

SuaraCianjur.id - Polisi masih mendalami kasus ayah yang potong kelamin anak kandungnya, di Polres Tasikmalaya. Saat ini polisi tengah akan melakukan serangkaian tes ihwal alasan pelaku melaksukan tindakan tersebut. 

Menurutnya, keterangan pelaku masih berubah-ubah sehingga hingga kini masih dilakukan pendalaman. 

“Tersangka sudah diamankan dan sampai sekarang pernyataannya atau keterangannya masih labil," ungkap Kabidhumas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kamis (22/12/2022).

Kini polisi pun akan melakukan pemeriksaan tes psikologi terhadap tersangka. 

"Kepada tersangka akan dilakukan pemeriksaan psikologis serta latar belakang segala macam dari peristiwa tersebut,” katanya.

Tes itu dilakukan, untuk mengetahui motif tersangka melakukan pemotongan kelamin terhadap anak tersangka. 

“Kami berusaha mendapatkan motif yang jelas dari tersangka ini biat dari latar belakang peristiwa dan kejadian yang melatarbelakangi maupun kondisi kejiwaan tersangka,” tuturnya. 

Pada kasus ini, polisi sudah mengambil keterangan terhadap lima orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, termasuk pihak keluarga. 

“Ada lima saksi yang sudah diperiksa,” ucapnya. 

Baca Juga: Tips Atasi Insomnia dan Cegah Over Thinking ala Psikologi

Adapun kini kondisi kesehatan korban mulai membaik pasca dirawat di rumah sakit. 

“Korban sampai sekarang kondisinya stabil di rumah sakit, memang kondisinya awal kejadian dibawa ke RS tetapi stabil tidak sampai menimbulkan kondisi trauma keras gitu,” ungkapnya. (*)

Load More