SuaraCianjur.id- Secara resmi PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidinya.
Harga tersebut resmi turun per tanggal 3 Desember 2022. Jenis BBM yang secara resmi turun yakni non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo Dexlite dan Pertamina Dex.
Melansir dari situs resmi Pertamina kalau harga BBM non subsidi Pertamax untuk wilayah Pulau Jawa turun Rp 1.100/liter dan kini menjadi Rp 12.800/liter, dari harga sebelumnya Rp 13.900/liter.
Lalu harga Pertamax Turbo turunRp 1.150/liter menjadi Rp 14.050/liter. Harga sebelumnya Rp 15.200/liter.
Untuk harga BBM Dexlite turun Rp 1.200 menjadi menjadi Rp 16.100/liter. Sementara harga Pertamina Dex ikut turun juga Rp 2.050/liter menjadi Rp 16.750/liter. Untuk harga Pertalite masih diharga Rp 10.000/liter.
"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," kata PT Pertamina di situs resminya, Selasa (3/1/2023).
Berikut harga BBM Pertamina di berbagai Provinsi
Aceh
Pertamax Rp 12.800
Baca Juga: Nikita Mirzani Divonis Bebas Kini Jaksa Polisikan Dito Mahendra Dinilai Bikin Sukar Proses Sidang
Pertamax Turbo Rp 14.050
Dexlite Rp 16.150
Pertamina Dex Rp 16.750
Free Trade Zone Sabang
Dexlite Rp 16.150
Sumatera Utara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi