SuaraCianjur.id- Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan dalam pertandingan semifinal di leg pertama Piala AFF 2022. Shin Tae-yong sebagai pelatih lagi dan lagi meminta maaf.
Indonesia menjamu Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Bung Karno (SUGBK) di hari Jumat (6/1) kemarin.
Gagal meraih kemenangan di lge pertama, membuat Shin Tae-yong harus kembali meminta maaf. Indonesia ditahan imbang dalam pertandingan tersebut. Skuad Garuda tak mampu melesatkan bola di jaring gawang lawannya.
Pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan kalau anak asuhnya sudah tampil baik, dan tak menyerah hingga akhir pertandingan.
"Para pemain saya tidak menyerah sampai detik terakhir. Saya pikir tadi itu adalah pertandingan yang bagus, meskipun Indonesia tidak menang," ucap Shin Tae-yong usai pertandingan.
Kendati demikian Shin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, karena belum bisa membawa anak asuhnya untuk merebut gol.
"Namun sebagai seorang pelatih saya masih ingin minta maaf kepada fans, karena kami tidak bisa mengubah penampilan bagus tadi menjadi kemenangan," kata dia.
Yang menjadi masalah bagi para skuad Timnas Indonesia adalah penyelesaian akhir, karena dua peluang emas tak mampu dimanfaatkan baik.
Kerja sama antara Marselino Ferdinand dan Dendy Sulistyawan membuat situasi one on one dengan kiper Dang Van Lam.
Baca Juga: Begini Posisi Rozy saat Digrebek Warga, Ibu Kandung Norma Risma Ada di Dalam Kamar
Namun sayangnya Dendy megambil keputusan salah, karena melakukan umpan tarik yang membuat bola mampu disapu benteng Vietnam.
Peluang juga terjadi ketika Yakob Sayuri yang justru memberikan umpan, padahal posisinya dalam situasi bebas untuk melesatkan bola ke gawang Vietnam.
Dengan hasil tersebut, maka Indonesia harus menang atau drawa 1-1 di leg kedua nanti supaya bisa memastikan tiket menuju final.
Pertandingan leg kedua akan digelar pada hari Senin (9/1/2023) mendatang di Stadion My Dinh, Hanoi. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut