SuaraCianjur.id - Mobile Legends, ya sudah pasti banyak diantara kita sudah tidak asing lagi dengan game yang satu ini. Game Mobile MOBA 5 vs 5 yang mengedepankan kerja sama tim, untuk mengalahkan lawan dengan cara menghancurkan Turrets (Tower) dan Base (Markas) mereka.
Pastinya juga sebagian besar dari kaula muda kita yang memainkan game ini sudah tidak asing lagi dengan istilah, doble kill, triple kill, maniac, savage, dan wiped out.
Momen-momen eliminasi dalam permainan Mobile Legends inilah yang terkadang membuat para pemain merasa senang dan puas. Khususnya ketika tim mereka berhasil memberikan situasi wiped out kepada tim lawan, dimana semua anggota tim lawan dapat disapu bersih dalam suatu war/teamfight (pertempuran).
Namun ada beberapa hal sepele yang sering diabaikan oleh banyak pemain Mobile Legends ketika mendapatkan situasi wiped out ini. Dimana hal ini dapat mengakibatkan keadaan berbalik dan lawan yang sebelumnya berhasil tersapu bersih, malah justru dapat comeback dengan dramatis.
Dilansir dari situs resmi evos.gg (21/12/22), Evos esport divisi Mobile legends membagikan beberapa hal sepele yang kerap dilakukan oleh kebanyakan pemain saat situasi wiped out. Hal-hal tersebut diantaranya, Farming, No Take Lord, dan Not Push Turrets.
Tim Evos esport membagikan tipsnya untuk para pemain Mobile Legends, agar saat berhasil mengalahkan lawn hingga wiped out. Sebaiknya tim yang memiliki keuntungan ini, dapat memanfaatkan situasi untuk bermain secara objektif dengan cara tidak lagi sibuk untuk farming, berusaha mengambil Lord, dan melakukan push dengan menghancurkan turrets lawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026