SuaraCianjur.id – Pada perhelatan Piala AFF 2022, timnas Indonesia meraih hasil minor. Pasukan asuhan dari Shin Tae Yong tidak mampu menembus babak final setelah kalah dari Vietnam dengan skor agregat 2-0.
Kegagalan ini memunculkan nada-nada sumbang, khususnya yang diarahkan kepada pelatih Shin Tae Yong. Sorotan tajam disampaikan oleh salah satu dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Juni Rachman.
“Pelatih Shin Tae Yong harus angkat kaki karena gagal membawa timnas Indonesia berprestasi di Piala AFF 2022. Sudah gagal, out,” begitu ucap Juni Rachman seperti yang dikutip dari akun @timnasindonesiainfo (18/1/2023).
Pernyataan ini malah menimbulkan polemik baru untuk Exco PSSI. Pertama, pernyataan tersebut seolah mewakili dari Exco PSSI, padahal seluruh anggota Exco PSSI tidak satu suara. Kedua, penyataan tersebut membuat citra bahwa Exco PSSI diisi oleh orang yang tidak paham sepak bola semakin menguat. Banyak netizen yang geram bahkan menyerang Exco PSSI.
“Exco yang kaga paham sepakbola ya begini. Juni Rachman out, itu lebih tepat,” tulis akun Instagram @hekbar_adazanu.
Ketiga, Exco PSSI dianggap hanya berorientasi kepada hasil saja, tidak percaya proses. Padahal meski tidak lolos final, permainan timnas Indonesia mengalami perkembangan yang progresif. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafrie.
“Permainan timnas Indonesia mengalami peningkatan sejak ditangani oleh Shin Tae Yong. Namun nasibnya sepenuhnya berada di tangan Exco PSSI dan Ketum PSSI, Muhammad Iriawan,” ujar Indra.
Tidak instan, ya itulah yang harus menjadi pegangan dalam membangun sepak bola di Indonesia, khususnya bagi PSSI. Apa yang akan dituai tergantung apa yang ditanam. Dalam hal sepak bola Indonesia, butuh proses yang panjang yang disertai dengan program yang terintegrasi, struktur dan manajemen yang solid, serta visi misi yang jelas.
Ini pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan jika sepak bola Indonesia ingin bersaing dengan negara lainnya. (*)
Baca Juga: Hasil Merenung Keputusan Mantap Iwan Bule Tak Mau Lagi Jadi Ketum PSSI, Sudah Kapok?
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global
-
Hyeop-sama Is Back! Chae Jong Hyeop Dikonfirmasi Bintangi Drama Jepang Baru
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara
-
Ajax Tempel Ketat Zona Liga Champions Setelah Maarten Paes Catat Clean Sheet Sempurna
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Drama Perfect Crown Debut dengan Rating Tertinggi ke-3 dalam Sejarah MBC
-
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?
-
Terpopuler: HP Samsung Kamera Bagus, Tren PayLater Meningkat