SuaraCianjur.id- Begitu datang ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, para wisatawan sudah langsung disambut dengan berbagai macam pilihan dari mulai wisata alam, kuliner sampai tempat nongkrong yang asik buat menghabiskan waktu berkumpul sama teman dan saudara.
Siapa yang tak mengenal Kabupaten Garut, daerah yang terngiang dengan wisata alam pemandian air panas di sektor Cipanas menjadi favorit bagi para pelancong dari luar kota.
Bukan hanya tempat buat berendam saja, kini Garut menyuguhkan berbagai macam kuliner yang menggugah selera. Beragam konsep tempat makan dibuat supaya pengunjung betah, dan menikmati setiap makanan masuk ke perut.
Para pelancong datang ke Kabupaten Garut akan banyak menemukan tempat makan, dengan banyak menu. Tapi beberapa rekomendasi untuk mengisi perut kosong usai melepas lelah selama perjalanan.
GulaPadi Garut
Bagi kalian para wisatawan yang datang ke Kabupaten Garut tiba di waktu pagi dengan kondisi perut yang sudah berbunyi pertanda waktu untuk sarapan, pas sekali datang ke Warung Kopi GulaPadi Garut.
Lokasinya berada di Jalan Bank, Kecamatan Garut Kota. Bagi wisatawan yang datang ke Garut menempuh perjalanan menggunakan kereta api dan turun di Stasiun KA Garut, bisa langsung mampir ke sini karena jaraknya cuma 400 meter.
Konsep Warkop GulaPadi ini menyajikan menu sarapan karena buka mulai jam 06.00 WIB pagi.
Meskipun tempatnya tidak terlalu besar, tapi nyaman untuk makan di sini sambil santai beristirahat atau hendak memulai aktifitas.
Banyak menu yang bisa dicoba dan dipilih seusia selera perut kosong, makanan khas nusantara disajikan di tempat ini. Contohnya ada nasi rawon, pecel, sop buntut lontong kari sapi, dan beberapa makanan lainnya.
Bahkan ada juga menu gorengan yang bisa dimakan di GulaPadi Garut ini. Tempat ini menjadi salah satu rekomendasi sebelum beraktifitas di Garut.
Untuk santapan minuman juga bisa dipesan di GulaPadi, seperti es asem jawa, soda gembira, kopi susu, susu murni gula aren juga bajigur termasuk bandrek.
Dikatakan salah seorang pengelola GulaPadi Garut, Dhela Darmawan kalau tempat ini sudah buka pintu dari pagi dan memang menjajal makanan khas nusantara.
"Kita buka dari pagi-pagi jam enam, menyajikan makanan khas nusantara," kata dia.
Untuk harga sangat beragam mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 45 ribu.
Collega Coffee
Kalau tadi sudah sarapan di GulaPadi Garut setelah memasuki jam makan siang, buat melepas lelah usai mondar-mandir di Kabupaten Garut, Collega Coffee & Eatery adalah pilihannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Penjualan MARK Naik 50%, Kenaikan Biaya Produksi Mulai Tekan Margin
-
6 Sabun Cuci Muka Niacinamide yang Mencerahkan, Wajah Kusam Jadi Glowing Sesuai Review
-
Siapa Setya Budi Dias Oktavianto? Staf KPK yang Terlibat Kasus Korupsi Bupati Pemalang
-
Bobotoh dan Jakmania Wajib Baca! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste
-
Cara Merawat Pintu Mobil Keluarga Sliding Door, plus 10 Opsi Mulai 50 Jutaan Kabin Luas
-
Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?
-
Kejagung Tolak Komentar dan Serahkan Kasus Kematian Tak Wajar Sutrimo ke Polisi
-
6 Manfaat Testosteron Menurut Androlog, Tidak Cuma Soal Gairah Seks
-
Anggaran Wisata Religi Bandar Lampung jadi Sorotan BPK
-
Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti