SuaraCianjur.id- Jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi bagi seseroang yang selalu merasakan kesemutan dan mati rasa pada bagian kaki, dibeberkan dr.Zaidul Akbar.
Kata dr.Zaidul Akbar makanan ini bisa dikonsumsi sebagai solusi untuk menangani kesemutan terhadap seseorang. Mungkin sudah pernah merasakan kesemutan atau nyeri pada lutut.
Ternyata kata dr.Zaidul Akbar ada cara tokcer untuk mengatasi masalah yang satu ini.
Resep herbal dari dr.Zaidul Akbar soal bahan alami untuk orang yang mengalami kesemutan, yang terbuat dari bahan alami.
Rasa kesemuatan adalah sensasi yang dirasakan ketika kulit seperti mati rasa atau ditusuk dengan jarum, dan dalam kondisi ini di dalam dunia medis siebut paresthesia. Situasi yang dirasakan seseorang seperti ini, disebabkan saraf tertekan.
Tapi ada juga rasa kesemutan yang kumat dan berlangsung dalam jangka waktu lama, hingga membutuhkan perawatan medis.
Dijelaskan oleh dr.Zaidul Akbar dalam kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official dilihat Kamis (29/12/2022), kalau kesemutan itu terjadi karena aliran darah pada saraf tidak lancar, sehingga menimbulkan kesemutan.
Kata dr.Zaidul Akbar jika seseorang sering mengalami ini bisa diatasi dengan cara memperbanyak asupan makanan yang mengandung vitamin B 12 dan vitamin B kompleks.
Menurut dr.Zaidul Akbar kalau kandungan vitamin tersebut bisa didapatkan dari bahan makanan seperti kurma, madu termasuk dari minyak zaitun.
Baca Juga: Segera Lakukan Ini Jika Kaki Sering Mati Rasa dan Kesemutan! Berikut Penjelasan dr. Zaidul Akbar
"Caranya bisa diurut, bekam, pijet, kemudian nutrisnya yang berkaitan dengan saraf itu seperti vitamin, b12, B complex. Itu bisa kita dapatkan dari kurma, madu, zaitun juga bisa," jelas dr.Zaidul Akbar. .
Selain itu kata dr.Zaidul Akbar turut dianjurkan untuk mengkonsumsi minuman herbal sebagai berikut.
Menurut dr.Zaidul Akbar ada juga resep herbal yang terdiri dari kunyit atau serai dan juga jeruk nipis. Bisa juga memanfaatkan kandungan yang terdapat dalam jeruk nipis dan jahe.
"Kunyit, serai dan jeruk nipis atau jahe sama jeruk nipis juga boleh,” terang dr.Zaidul Akbar.
Ada juga cara lain untuk mengobati atau mengatasi kesemutan kata dr.Zaidul Akbar selain cara yang dijelaskan tadi.
Dengan cara menurunkan berat badan atau melakukan diet bagi penderita yang memiliki kelebihan berat badan.
"Cara paling gampangnya kalau dia gemuk atau berat badannya berlebih ya turunkan berat badannya. Karena kesemutan itu muncul karena aliran darah tidak lancar itu yang pertama," ungkap dr.Zaidul Akbar. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi