SuaraCianjur.id – Masyarakat, khususnya ibu-ibu bakal ketar ketir karena mereka bakal susah cari gas 3 kg untuk memasak. Hal ini karena pemerintah akan melakukan pembatasan penjualan gas LPG 3 kg hanya kepada penyalur-penyalur resmi.
Kedepannya, jika ini benar-benar dilaksanakan, maka tidak akan ada gas 3 kg di warung-warung. Sebagai gantinya, PT Pertamina akan memperbanyak pangkalan resmi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, hal ini tentu akan memberatkan masyarakat. Gas 3 kg yang biasanya mereka dapatkan dengan praktis diwarung-warung terdekat, kini terancam sulit didapatkan. Ibu-ibu khususnya, harus lebih memberikan effort lebih untuk membeli gas dengan berjalan lebih jauh ke pangkalan resmi.
Belum lagi setelah datang ke pangkalan, maka harus antri panjang karena yang beli gas banyak tapi di titik yang sama, apalagi harus menunjukkan NIK KTP untuk transaksi. Hal ini menyebabkan masyarakat mencari alternatif lain yaitu dengan kembali menggunakan kayu bakar.
Hal ini sebagaimana yang disampaikan olehRocky Gerung dalam akun Youtubenya Rocky Gerung Official.
“Gas itu konsumsi dasar kita tuh. Pas saya mondar-mandir di Jawa, di beberapa daerah kayu mulai dicari lagi sama emak-emak,” ungkap Rocky.
Mengingat gas 3 kg adalah kebutuhan dasar bagi masyarakat, utamanya masyarakat miskin, maka wacana untuk melarang warung kecil menjual gas 3 kg harus ditinjau kembali dengan mempertimbangan beragam variabel. Hal ini agar tidak menimbulkan kegaduhan kedepannya. (*)
Berita Terkait
-
Emak-emak Kerudung Merah Ngaku Usir Aura Negatif di Rumah Tiko, Netizen Ngakak: Pura-pura Kesurupan Itu, Tinggalin Aja
-
Aksi Emak-emak Bawa Motor Walau Muka Tertutup Kerudung Bikin Ngakak: Ujian SIM Tinggal Merem Lulus
-
Sepakat dengan Rocky Gerung, Dokter Tifa Dukung Mbak Puan Jadi Cawapres Anies atau Prabowo: 2029 Maju Jadi RI-1
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang
-
Jenazah Alex Noerdin Segera Dibawa ke Palembang, Kebun Bunga Jadi Lokasi Pemakaman
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
-
5 Contoh Undangan Buka Bersama Kantor via WhatsApp: Sopan, Jelas, dan Profesional
-
Telkom Solution Perkuat Sinergi Lintas Industri, Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Berbasis Digital
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Rabu 25 Februari 2026
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 25 Februari 2026, Ada Gloo Wall Ramadan dan Beast Bundle
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia