SuaraCianjur.Id- Cinta Laura beberapa waktu lalu menghebohkan warganet dengan postingan di kelab malam. Ternyata, hal tersebut memang benar-benar dilakukan oleh aktris berdarah Jerman dan Indonesia.
Dan, ternyata Cinta Laura memiliki tujuan khusus pergi ke kelab malam dan membagikan nya ke sosial media. Ia ingin menunjukan, seseorang tak perlu bersikap sempurna di mata orang lain.
Dalam unggahan video di kanal youtube Helmy Yahya, Cinta Laura menuturkan, "Aku enggak nyaman dengan kemunafikan orang-orang di luar sana untuk berpura-pura 'terlihat baik'. Ini demi persepsi positif masyarakat, personel branding".
Cinta laura menuturkan juga, mereka yang pergi ke kelab malam bukan berarti orang-orang yang jauh dari kesuskesan. Asalkan semua diimbangi dengan rasa tanggung jawab.
"Seseorang memilih untuk nongkrong di malam hari, dansa, itu bukan hal buruk," pungkas Cinta Laura.
"Selama kita melakukan dengan tanggung jawab, nongkrong di malam hari tidak akan mengurangi kecerdasan, kesuksesan, pencapaian atau elegan kita sebagai individu," pungkasnya.
Selain membungkam mereka yang merasa sempurna, Cinta Laura juga balik bertanya kepada mereka yang berpandangan sinis pada orang-orang pergi ke kelab malam. Apakah hidupnya sudah sempurna sehingga mudah menilai orang lain secara subjektif.
"Siapa sih kalian punya hak untuk menilai? Apa kalian sudah sempurna? mempunyai kompas moral yang sesuai dengan keinginan Tuhan?" tanya Cinta Laura.
Baca Juga: Tak Segan Habisi Balita, Berikut 6 Fakta Kasus Serial Killer Wowon Cs
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel