SuaraCianjur.id - Kasus tewasnya Selvi Amalia Nuraeni, mahasiswi Universitas Suryakencana (UNSUR) yang diduga menjadi korban tabrak lari oknum rombongan pejabat ditanggapi Polres Cianjur.
Terkini, Polres Cianjur mengaku telah memeriksa tujuh orang saksi kejadian tabrak lari dan telah mengumpulkan data dari CCTV.
"Terimakasih atas informasinya, saat ini unit Gakkum Sat Lantas Polres Cianjur sedang menangani perkara dimaksud dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi dan juga telah mengambil data dari CCTV," tulis Humas Polres Cianjur dalam keterangan resminya, Rabu (25/1/2023).
Berdasarkan hasil sementara, polisi mengatakan sudah mengetahui jenis kendaraan yang diduga menjadi kendaraan yang menabrak Selvi.
"hasil sementara sudah mengarah kepada jenis dari kendaraan yang diduga bukan dalam rangkaian diluar rombongan pengawalan," terangnya.
"Saat ini sedang dilakukan pencarian terhadap pemilik kendaraan tersebut," lanjutnya.
Sebelumnya, diketahui kasus dugaan tabrak lari terhadap mahasiswa Cianjur oleh rombongan pejabat viral di media sosial.
"Almarhumah Selvi Amalia Nuraeni, Mahasiswi FH Unsur adalah korban tabrakan di Jl Raya Bandung. Selvi diduga tertabrak oleh ROMBONGAN PEJABAT TERAS KEPOLISIAN. Sampai sekarang PELAKU BELUM TERTANGKAP DAN KEPOLISIAN SETEMPAT TERKASAN MENUTUP-NUTUPI." Isi caption akun Twitter @mazzini_gsp dikutip Suara Cianjur, Rabu (25/1/2023).
Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo akan meninjau langsung kasus tabrak lari mahasiswa Cianjur setelah kasus tersebut viral di dunia maya.
Baca Juga: Liga 2 Dipastikan Berlanjut, Digelar Mulai 24 Februari
"Terima kasih informasinya. Saya cek segera ya." Tulis Listyo Sigit Prabowo melalui akun media sosialnya, dilansir Suara Cianjur, Rabu (25/1/2023).
Disebutkan juga keluarga korban sudah melakukan investigasi independen sebelumnya, serta memiliki alat bukti yang cukup, namun setelah dilaporkan ke polisi setempat malah bertele-tele. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Warga Korban Gempa Cianjur Kembali Gruduk Pendopo Bupati
-
Kapolri Segera Cek Tewasnya Mahasiswa Cianjur Diduga Korban Tabrak Lari Rombongan Pejabat, Kapolres Disentil Publik
-
Usut Tuntas Dugaan Mahasiswa Cianjur Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Rombongan Pejabat, Publik Nilai Kapolres Tak Becus!
-
Serial Killer Bekasi-Cianjur Polisi Korek Info dari 3 TKW, Diduga Istri Aki Wowon Terlibat Tapi Dihabisi Karena Ini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Sinopsis Mukunaru Shonin, Drama Hukum Jepang Dibintangi Karasawa Toshiaki
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
BRI Bagi-bagi Voucher Setiap Hari Kerja di Vibes Resto & Lounge
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
6 Bedak Padat Anti Air dengan Oil Control, Tahan Lama di Wajah Bebas Kilap Seharian