SuaraCianjur.id – Kementerian Agama melalui menterinya Yaqut Cholid Qoumas, resmi mengusulkan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) menjadi Rp 69 juta. Angka ini cukup signifikan mengingat pada tahun sebelumnya, BPIH angkanya hanya kisaran Rp 39 juta.
Rencana kenaikan biaya ibadah haji tahun ini, mendapat reaksi luas. Angka mencapai Rp 69 juta dinilai tidak wajar dan tidak rasional, dan tentunya meresahkan calon Jemaah haji.
Reaksi tersebut berkembang hingga memunculkan opini liar bahwa dana haji yang terkumpul ada yang diinvestasikan ke infrastruktur.
Sontak hal ini dibantah langsung oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Menurut pihak BPKH, tak sepeserpun dana haji digunakan untuk membiayai proyek pembangunan infrastruktur. Hal ini sebagaimana yang diterangkan oleh Anggota Badan Pelaksanan BPKH, Indra Gunawan yang dikutip dari Antara, Selasa (31/1/2023).
"Tidak ada satu sen pun investasi langsung untuk pembiayaan infrastruktur, sebagaimana yang ditudingkan," ujar Indra.
Indra melanjutkan bahwa pengelolaan dana haji dikelola sesuai dengan hukum syariah yang diawasi langsung oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.
Adapun sampai saat ini dana haji dikelola besaranya sekitar Rp 166 triliun.
"Dana haji aman, ada Rp166 triliun dengan antrean persisnya 5,26 juta jamaah," ucap Indra. (*)
Baca Juga: Thomas Doll Tak Mau Lepas Pemain Persija untuk Piala Asia U-20: Pergi Pas Piala Dunia U-20 Saja
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Dividen BRI Mulai Dicairkan, Investor Terima Pembayaran Tunai Rp31,47 Triliun
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah