/
Kamis, 19 Januari 2023 | 19:42 WIB
Biaya haji tahun 2023 meningkat (Kemenag)

SuaraCianjur.id – Bagi masyarakat yang ingin menunaikan Ibadah Haji tahun 2023, harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya biaya haji tahun 2023 akan naik hampir dua kali lipat karena pengurangan subsidi dari nilai manfaat. Hal ini sebagaimana yang diusulkan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

“Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) dari pemerintah 69.193.734,00 atau 70 persen dan nilai manfaat 29.700.175,11 atau 30 persen dan BPIH 98.893.009,11 atau 100 persen," ungkap Yaqut dalam rapat di Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (19/1/2023). 

Ini artinya, setelah para calon jamaah menyetor uang muka Rp 25 juta, maka sisa yang harus dibayarkan adalah senilai Rp 44 juta. 

Kenaikan biaya haji ini menimbulkan respon beragam dari masyarakat. Permasalahannya adalah kenaikan biaya haji ini terkesan mendadak. Dampaknya, bagi jamaah yang tidak mampu memenuhi sisa pembayaran berpotensi keberangkatannya diundur. 

“Duh kasian ortu saya udah pensiunan jadwal keberangkatan diundur lagi, sekarang biayanya naik pesat, ya Allah permudah rezeki orang tuaku, amin,” ujar salah satu warganet dari akun Twitter @aspiah_ima. 

Adapun untuk tahun 2023, kuota haji untuk jamaah Indonesia sebanyak 221.000 dengan rincian 203.320 reguler dan 17.680 khusus. Hal ini berdasarkan pengumuman dari Kementerian Agama. (*)

Load More