SuaraCianjur.id - Senin pagi (6/2/2023), gempa dengan magnitudo 7.8 mengguncang wilayah Turki, mengakibatkan sedikitnya 58 kematian dan banyak bangunan yang rusak dan ambruk. Gempa ini berpusat di selatan Turki dan merasakan getaran hingga kota-kota besar seperti Istanbul.
Menurut laporan, jumlah korban tewas mungkin akan bertambah karena banyak bangunan yang hancur akibat gempa. Pemerintah setempat dan relawan sedang berupaya untuk menyelamatkan dan memberikan bantuan kepada para korban dan keluarga mereka.
Sementara itu, hasil kajian dari Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) mengkonfirmasi terjadinya gempa berpusat dekat kota Kahramanmaras dan terjadi pada kedalaman 10 km (6 mil). Sementara itu, layanan pemantauan EMSC juga mengatakan bahwa risiko tsunami sedang dievaluasi.
Gempa ini berlangsung sekitar satu menit dan menimbulkan getaran yang cukup kuat, memecahkan jendela di beberapa wilayah, seperti yang dilaporkan oleh saksi Reuters di kota Diyarbakir, yang berjarak 350 km (218 mil) ke arah timur.
Informasi yang diterima dari GFZ dan EMSC memberikan gambaran yang jelas tentang keadaan gempa dan risiko-risiko yang mungkin terkait. Ini menunjukkan pentingnya memantau dan memastikan informasi yang akurat dan tepat waktu bagi masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi situasi darurat. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter