/
Sabtu, 28 Januari 2023 | 15:16 WIB
Aktifitas Sesar Garsela penyebab gempa Bandung dini hari tadi (BMKG)

SuaraCianjur.id – Dini hari tadi, Sabtu (28/1/2023), Bandung diguncang gempa dengan magnitudo 4,0 SR disertai dengan gempa susulan dengan magnitudo 2,4 – 3,0 SR.

Dalam akun resminya,  BMKG menjelaskan bahwa gempa ini berasal dari aktifitas dari Sesar Garsela. Gempa bumi ini menyebabkan getaran yang dirasakan oleh masyarakat sekitar Bandung Selatan. Namun sampai saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa ini.

Adapun terkait dengan Sesar Garsela, sebelum Gempa Bandung, sesar ini telah menyebabkan Gempa Garut bermagnitudo 6,4 SR pada 3 Desember 2022.

Menurut penjelasan Daryono, Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, sesar Garsela adalah salah satu struktur sesar yang paling aktif di Jawa Barat. Namun sampai saat ini, para ahli belum mengetahui laju pergeseran sesar dan magnitudo tertarget yang dapat dilepaskan oleh sesar Garsela.

Sesar ini memiliki struktur memanjang dari selatan Garut hingga ke selatan Bandung sepanjang 42 km. Terdapat dua segmen sesar Garsela, yaitu segmen Rakutak (utara) sepanjang 19 km dan segmen Kencana (selatan) sepanjang 17 km. 

Baik segmen Rakutak dan segmen Kencana di sesar Garsela ini disebut memiliki aktifitas yang sama aktifnya. Aktivitas gempa yang terjadi di zona sesar Garsela dominan memiliki mekanisme sumber sesar geser (strike slip).

Meski demikian, Rata-rata gempa di zona ini berkekuatan kecil, namun karena sangat dangkal membuat guncangan tersebut dapat dirasakan kuat oleh masyarakat. 

Hal ini membuat masyarakat di sekitar sesar Garsela tetap harus waspada karena pusat gempa sangat dangkal tetap dapat menimbulkan kerusakan. (*)

Baca Juga: Sengit, Jonathan Christie Lolos Ke Final Indonesia Master Setelah Kalahkah Shi Yuqi

Load More