SuaraCianjur.id - Inilah dampak dari menonton film dewasa bagi anak muda, mulai dari kerusakan otak hingga potensi penyimpangan seksual.
Menonton film dewasa atau biasa disebut dengan video porno adalah hal yang lumrah di zaman sekarang ini.
Tidak adanya undang-undang atau larangan resmi untuk menonton video porno membuat siapa pun bebas mengakses situs yang berisi video dewasa tersebut.
Bahkan di era digital saat ini, pornografi menjadi salah satu bentuk hiburan yang banyak dikonsumsi masyarakat melalui internet, tak terkecuali para remaja.
Seiring kecanggihan teknologi informasi, pornografi bermunculan dalam berbagai bentuk seperti gambar, foto, teks, suara, video, animasi, dan lain-lain.
Hal ini termasuk eksploitasi seksual dan pelanggaran standar kesusilaan, termasuk pertunjukan di depan umum.
Menonton film porno akan menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi pecandu, namun dibalik hal yang dianggap menyenangkan itu ada bahaya yang mengintai.
Jika melakukannya terlalu sering bisa berakibat buruk. Bahkan jika hal ini terus-terusan dilakukan akan berdampak fatal.
Seksolog Zoya Amirin mengatakan jika terlalu sering menonton film dewasa, maka seseorang itu akan terus-terusan mempertanyakan kenormalan seksualitasnya.
Baca Juga: Jokowi Acuh Jawab Soal Tragedi Kanjuruhan, Padahal Awalnya Bilang Minta Diusut Secepatnya
Tak hanya itu, ia juga akan membanding-bandingkan bagian tubuhnya dengan bagian tubuh yang ia tonton tersebut
"Pornografi itu, membuat lo mempertanyakan kenormalan seksualitas lo ya. Terus lo juga jadi suka ngebanding-bandingin. Ya kan. 'Lah kenapa di situ lebih ini daripada gue', gitu ya," kata Zoya Amirin melalui kanal Youtube GThings, dikutip SuaraCianjur.id Jumat (10/2/2023).
Selain itu, kecanduan nonton pornografi juga disebut berbahaya bagi kesehatan otak. Meski dampaknya tak langsung, namun orang yang candu menonton porno akan mengalami kerusakan pada otaknya.
"Terus yang ketiga adalah bisa menyebabkan kerusakan otak," lanjut Zoya.
Lebih lanjut, pakar seksologi tersebut mengatakan bagi mereka yang memonton 4 hingga 5 kali seminggu, maka dua puluh tahun kemudian bisa jadi mereka akan mengalami kerusakan pada otaknya.
Hancurnya otak orang yang menonton film porno sama halnya seperti orang yang mengonsumsi adiksi kokain.
Tag
Berita Terkait
-
Aneh Tapi Nyata, Buah Nanas Bisa Bikin Sperma Wangi! Ini Manfaatnya Kata Zoya Amirin
-
Orgasme pada Wanita: Mitos dan Fakta
-
Loh Kok Cewek Duluan yang Ngajak Bercinta? Eits, Jangan Salah Ladies dr. Abi Noya Sebut Ini Salah Satu Cara Ampuh Puaskan Pria
-
Para Ladies, Kok Bisa Buang Angin Lewat Ms. V? Tenang dr. Renate Beri Penjelasannya Mengenai Hal Ini
-
Memahami dan Meningkatkan Self-Love: Tips dari Seksolog Zoya Amirin
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju
-
5 HP Murah Terbaik untuk Ojol Menurut Review, Performa Gacor Mulai Rp1 Jutaan
-
Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental
-
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
-
Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD