SuaraCianjur.id – Akhir pekan akan tiba, saatnya kita dan keluarga bersiap untuk liburan. Salah daerah yang selalu menjadi destinasi wisata adalah Puncak. Terletak diantara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, Kawasan puncak selalu menjadi primadona destinasi wisata setiap minggunya. Lokasinya tidak jauh dari Jakarta dan Bandung, dapat ditempuh dengan 3-4 jam perjalanan.
Namun, meski menjadi destinasi favorit, masalah utama yang selalu hadir pada setiap berwisata adalah kemacetan. Bukan hanya macet biasa, tapi sering kali terjadi macet total yang dapat menghabiskan waktu berjam-jam.
Menurut pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, ada beberapa masalah yang menyebabkan kemacatan selalu terjadi di kawasan ini. Salah satunya adalah ketersediaan lahan parkir. Dibutuhkan adanya tata parkir yang baik dan membuat sistem parkir yang lebih terorganisir.
Hal ini akan membantu mengatasi masalah kemacatan di kawasan Puncak, Bogor dan Cianjur dan membuat warga yang berlibur dan berwisata di kawasan ini lebih nyaman dan tidak mengalami kesulitan.
Selain itu, kondisi jalan di kawasan ini sangat kurang memadai bagi pejalan kaki. Hal ini karena sebagai kawasan wisata, seharusnya kawasan ini memiliki trotoar, zebra cross, dan jembatan penyebrangan untuk memudahkan pejalan kaki berjalan di pinggir jalan dan menyebrang jalan.
Terakhir, ukuran jalan di kawasan ini yang terlalu kecil dibandingkan dengan jumlah kendaraan yang menggunakan jalan tersebut. Keberadaan kendaraan roda empat yang banyak membuat lalu lintas menjadi sangat padat dan membuat kendaraan sulit bergerak.
Permasalahan ini harus segera diatasi agar pada wisatawan yang datang dapat nyaman dan aman saat berwisata di Kawasan Puncak. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026