SuaraCianjur.Id- Hari Kasih Sayang atau yang lebih dikenal dengan Hari Valentine akan diperingati pada tanggal 14 Februari 2023.
Dalam perayaannya, banyak orang yang saling berbagi hadiah seperti cokelat, bunga, dan lain-lain sebagai bentuk kasih sayang terhadap orang yang dikasihi.
Meskipun perayaan Hari Valentine berasal dari bangsa Romawi Kuno dan merupakan cara untuk memperingati kematian seorang pendeta bernama Santo Valentine, namun saat ini perayaan ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat katolik saja, melainkan semua orang ikut memeriahkannya.
Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya menegaskan bahwa umat Islam sebaiknya tidak terbius dengan perayaan Hari Valentine ini.
Menurut beliau, kasih sayang yang diajarkan Nabi Muhammad SAW adalah kasih sayang yang sejati dan tidak perlu ikut-ikutan perayaan hari Valentine yang merupakan budaya orang-orang di luar agama Islam.
Buya Yahya menambahkan bahwa hari Valentine bukan merupakan bagian dari budaya umat Islam dan umat Muslim sebaiknya jangan terbawa untuk memeriahkan perayaan ini karena hal ini merupakan kebatilan.
Buya Yahya juga menjelaskan bahwa menerima hadiah seperti cokelat dan bunga pada hari Valentine tidak haram, asalkan hadiah tersebut tidak berasal dari sesuatu yang diharamkan oleh Allah SWT.
Namun, beliau menegaskan bahwa umat Muslim sebaiknya tidak memberikan hadiah pada hari Valentine karena hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Baca Juga: Tok! Ferdy Sambo Dijatuhi Hukuman Mati, Warganet Bersorak Ria
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler