SuaraCianjur.id - Kementerian Agama (Kemenag) dan Komisi VIII DPR telah menetapkan biaya haji 2023 yang harus ditanggung per jemaah sebesar Rp 49,8 juta.
Semula, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang diusulkan Menag Yaqut Cholil Qoumas ada di angka 69 juta.
Setelah melalui mekanisme rapat dengan Komisi VIII DPR, Bipih akhirnya ditetapkan menjadi Rp 49.812.700,26 juta.
Adapun BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) dipatok di angka Rp 90.050.637,26.
Dalam rapat panja biaya haji tersebut, semua fraksi Komisi VIII menyetujui angka Bipih itu, terkecuali Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Dengan mengucap bismillahir rahmanir rahim, dan bertawakal kepada Allah SWT, dan dengan sangat berat hati dan sedih hati, kami (PKS) terpaksa menolak BPIH dan Bipih sebagaimana tersebut (dalam keputusan rapat)," ucap anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKS Bukhori Yusuf, dikutip SuaraCianjur.id melalui tayangan TV Parlemen di Senayan, Jakarta, Kamis(16/2/2023).
PKS berpendapat, angka Bipih yang diputuskan terlalu mahal di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih belum stabil.
Bukhori berharap pemerintah dapat lebih baik lagi dalam melakukan negosiasi komponen biaya haji.
"Kita terlalu loma (murah hati) dan terlalu brah-breh (boros) terhadap orang Arab. Padahal seharusnya bisa dilakukan penawaran yang jauh lebih baik," kata Bukhori saat membahas terkait layanan transportasi dan akomodasi haji.
PKS merasa telah berupaya maksimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam rangka menekan biaya ibadah haji.
Namun ternyata, semuanya sepakat pada angka Bipih sebesar Rp 49 juta. Angka tersebut naik dibandingkan Bipih tahun 2022 sebesar Rp 39 juta per jemaah.
"Fraksi PKS memohon ampun kepada Allah jika upaya selama ini masih dipandang belum maksimal. Dan, kami juga memohon maaf kepada seluruh jemaah dan yang akan berangkat tahun ini jika buah perjuangan kami belum memuaskan," tandas Bukhori selesai membacakan sikap fraksi PKS.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! Hasil Rapat Panja Kemenag dan DPR, Biaya Haji 2023 Resmi Dipatok di Angka 49,8 Juta
-
DPR Akan Umumkan Besaran Ongkos Haji 2023 Malam Ini
-
Tanggal Berapa Peringatan Isra Miraj 2023? Ini Penjelasannya dari Kemenag
-
Hendak 'Sowan' Bertemu Golkar, Tifatul Minta Publik Agar Tidak Curiga Macam-Macam Terhadap PKS
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123