SuaraCianjur.Id- Dr. Richard Lee, seorang dokter kecantikan yang juga seorang konten kreator, membuat heboh ketika membahas tentang produk perawatan kulit dengan label biru yang dijual di pasaran melalui kanal YouTube-nya baru-baru ini.
Dalam video tersebut, ia mengomentari beberapa video selebgram yang mempromosikan merek perawatan kulit lokal yang ternyata menggunakan label biru di kemasannya.
Hal ini menarik perhatiannya karena menurutnya label biru seharusnya tidak ditemukan di toko kosmetik, dan hanya boleh digunakan oleh pasien yang telah diperiksa oleh dokter terlebih dahulu.
"Karena setau saya etiket biru itu tidak boleh diletakkan di toko kosmetik. Apalagi ini juga aneh, etiket biru itu dibuat kalo pasiennya ada masalah. Jadi kalo ada pasien dateng ni ya kita periksa nih," ucapnya seperti lewat kanal YouTubenya pada Selasa (21/2/2023).
Ia juga menyatakan bahwa ia belum tahu mengapa produk perawatan kulit dengan label biru bisa dijual bebas di toko-toko kosmetik besar.
Ia juga menekankan bahwa produk perawatan kulit dengan label biru tidak terdaftar di BPOM.
“Apakah sekarang etiket biru bisa dijual di mall? di toko kosmetik? Saya tidak tahu persis. Mungkin saya yang tidak mengikuti regulasi terbaru. Tapi setahu saya, skincare etiket biru yang viral dijual di mall dan apotek sebenarnya hanya boleh diresepkan oleh dokter, dan dikeluarkan oleh apoteker resmi. Juga yang perlu diingat adalah skincare etiket biru itu juga tidak BPOM,” kata dr Richard Lee.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026