SuaraCianjur.id- Dampak dari perintah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang memberikan titah membubarkan klub moge bagi pegawa Ditjen Pajak, bikin beberapa orang tampaknya jadi cacing kepanasan.
Ada kabar yang menyebutkan di jagat maya, terjadi penjualan massal terhadap motor gede atau moge. Situasi tersebut dikatkan dengan situasi yang terjadi saat ini.
Sri Mulyani memberikan titah untuk membubarkan klub moge, akibat buntut tentang kekayaan pejabat pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo yang dinilai fantastis. Hal ini terbongkar ketika anaknya, mario Dandy terlibat kasus penganiayaan terhadap David Ozora.
Atas kabar tersebut Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan mengatakan kalau pihaknya memastikan akan memantau aktifitas penjualan massal moge.
"Kalau dibilang jual massal gitu ya pastilah kami amati kalau ada namanya," ucap Pahala di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan dikutip dari Saura.com, Kamis (2/3/2023).
Menurutnya kalau KPK telah memegang beberapa nama dari pemilik moge, yang ada di lingkungan Kementerian Keuangan.
Langkah KPK berikutnya akan diserahkan ke Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.
"Sekarang kami angkut nama-nama penjualnya ke Irjen Kementerian Keuangan. Ini nama-nama ini, pegawai siapa, kita menduga kan ini pegawai Dirjen Pajak," ucap Pahala.
Kendati demikian dirinya tak ingin berspekulasi lebih jauh tentang penjualan motor gede itu, seluruhnya dari pegawai Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Heboh! Banyak Moge Dijual di Marketplace Pasca Sri Mulyani Bubarkan Blasting Rijder
"Namanya sudah kami kumpulin dan sore ini kami bawa ke Irjen Kemenkeu untuk dicarikan. Ada enggak nama pegawainya? Bisa jadi bukan pajak, bisa jadi istrinya anaknya, nggak tahu," jelas Pahala.
Seperti yang diketahui, kalau Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta secara tegas kalau klub motor Belasting Rijder DJP untuk segera dibubarkan.
Sri Mulyani memberikan titah kepada Dirjen Pajak, Suryo Utomo untuk memberikan penjelasan dan menyampaikannya kepada public, tentang jumlah harta kekayaan yang dimilikinya.
"Bahkan apabila moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi; mengendarai dan memamerkan moge bagi pejabat/pegawai pajak dan Kemenkeu telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik,” kata Sri Mulyani dalam akun Instagram @smindrawati.
"Ini mencederai kepercayaan masyarakat," tambah Sri Mulyani. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
BABYMONSTER Jadi Wajah Baru Oppo Reno16 Series, Intip Fitur AI dan Kameranya
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850
-
Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima
-
Biodata dan Profil Chelsie Monica, Pecatur Indonesia Kalahkan Magnus Carlsen
-
Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?
-
5 Body Serum yang Biasa Dipakai Fuji untuk Mencerahkan Kulit Secara Instan
-
Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka
-
Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI
-
Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI