SuaraCianjur.Id- Kasus dugaan ketidakwajaran kekayaan pejabat pajak Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo, yang membuatnya terlibat masalah hukum, kini memicu efek domino terhadap pejabat Bea dan Cukai di Indonesia.
Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Eko Darmanto, yang sering memamerkan kekayaannya di media sosial, menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pada hari Kamis, 2 Maret 2023, KPK akan mengirimkan surat pemanggilan kepada Eko Darmanto untuk dimintai klarifikasi mengenai kekayaannya sebagai pejabat Bea dan Cukai.
Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan KPK, menegaskan bahwa KPK pasti akan memeriksa Eko, dan memastikan bahwa tindakan pamer kekayaannya tidak terlewatkan.
Dikutip dari Suara.com, "Besok akan keluar surat tugas pemeriksaannya," tegas Pahala di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Rabu (1/3/2023).
Unggahan-unggahan Eko di Instagram menjadi viral setelah ditemukan bahwa mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun, memiliki kendaraan Rubicon yang digunakan anaknya untuk melakukan penganiayaan.
Setelah dikritik karena sering memamerkan kekayaannya, akun Instagram Eko Darmanto tiba-tiba hilang.
Namun, beberapa tangkapan layar dari unggahan-unggahannya yang memamerkan gaya hidup hedon dengan tagar #BeaCukaiHedon masih beredar di media sosial.
Dalam tangkapan layar tersebut, Eko terlihat sering memamerkan berbagai kendaraan senilai ratusan juta rupiah.
Bahkan, ada dugaan bahwa ia memiliki pesawat pribadi Cessna yang dibanderol sekitar 4,76 miliar rupiah. (*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis