SuaraCianjur.id- Pada hari, Rabu (1/3/2023) kemarin Timnas Indonesia U-20 harus alami kekalahan 2-0, dalam laga perdananya di grup A melawan Timnas Irak U-20 pada ajang AFC U-20 2023.
Meski diuntungkan dengan keunggulan jumlah pemain dari babak pertama, tim Garuda muda harus akui keunggulan tim Irak melalui gol yang dicetak oleh Hayder Abdulkareem 28' dan Mohammed Jameel 96'.
Menanggapi hasil buruk yang diterima oleh timnya dengan banyak peluang yang ada, pelatih Shin Tae-yong mengatakan timnya masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki dan dikembangkan.
"Kami tidak bisa mencetak gol, meski mendapat banyak peluang. Ini hal yang harus kami perbaiki, dan tentu saja ini terkait kemampuan pemain. Di babak kedua kami unggul jumlah pemain, mungkin kami harus meningkatkan pola permainan kami,” kata Shin Tae-yong, dikutip cianjur.suara.com, Kamis (2/3/2023).
STY mengungkapkan bahwa, dirinya sendiri masih belum tahu mengapa timnya belum bisa tampil dengan baik dengan keunggulan jumlah pemain. Ia mengaku ingin evaluasi timnya lebih lanjut setelahnya.
"Kami bermain bagus di babak pertama, tapi saya masih belum tahu mengapa kami tidak bisa bermain lebih baik lagi saat unggul jumlah pemain. Sebagai pelatih, saya akan evaluasi tim dan akan berbicara dengan tim,” ungkap STY.
Adapun analisa lain yang ia sampaikan mengenai timnya yang kalah karena kehilangan konsentrasi, bukan karena faktor cuaca yang panas. Sebab di Indonesia sendiri lebih panas menurutnya.
"Memang cuaca di Indonesia lebih panas dibandingkan di sini. Tapi saya pikir itu tidak bisa dijadikan alasan atas kekalahan ini. Hal paling utama dari kekalahan ini adalah kami kehilangan konsentrasi.” ujarnya.
Selain itu ia mengaku bahwa timnya juga memiliki jarak kualitas yang berbeda dari pemain utama dengan pemain cadangan, hal ini yang kemudian juga akan menjadi fokus baginya untuk diperbaiki.
Baca Juga: Musim Hujan Landa Jakarta, PSI Minta Pemprov DKI Bareng TNI AU Rutin Tebar Garam ke Awan
“Ada jurang antara starting eleven dan pemain pengganti, karena memperlihatkan performa yang berbeda. Hal itu juga yang perlu kami perbaiki untuk laga selanjutnya,” jelasnya.
selanjutnya timnas Indonesia U-20 akan menghadapi laga kedua melawan timnas Suriah U-20, yang sebelumnya juga mengalami kekalahan dari tuan rumah timnas Uzbekistan U-20 dengan skor 2-0.
Sumber: pssi.org
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya
-
Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah
-
7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros
-
Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan