SuaraCianjur.Id- Ketika seseorang merasakan kangennya pada pasangan, seringkali muncul emosi yang tidak nyaman, seperti sedih, cemas, atau tidak nyaman.
Namun, ada juga orang yang justru merasa marah-marah saat merasakan kangennya pada pasangan.
Psikolog Christine A, dalam video Tiktok-nya mengajak untuk memahami tentang emosi.
Dalam video tersebut, Psikolog cantik ini menjelaskan "Emosi adalah sinyal yang diberi tahu oleh badanmu supaya kamu tau apa yang sedang terjadi dengan dirimu sendiri".
Emosi ini disebut ada Primary Emotion dan Secondary Emotion, lalu apa bedanya?
"Primary Emotion adalah emosi yang muncul langsung setelah kejadian. Contoh, kalian adalah pasangan yang ldr udah lama tidak berjumpa. Dan, pasangan mu balas chatting nya lama banget, sehingga di hati itu ngerasanya engga enak. Sebutlah ini emosi yang sedih, atau mungkin kita merasa ga nyaman, gundah gulandah, itu adalah emosi pertamanya.".
Karena merasa galau, tidak nyaman, lalu berfikir kenapa dia balesnya lama. Ko dia ga cariin aku, itulah emosi kedua.
"Timbulah emosi kedua, yaitu marah. Jadi, kalau ada orang yang marah-marah padahal dia kangen bisa jadi marah-marah itu adalah secondary emotion."
Psikolog Christine pun menambahkan, "Tapi emosi dasarnya emosi pertama itu adalah dia rindu denganmu, secondary emotion adalah reaksi emosi terhadap emosi yang primary emotion atau emosi yang pertama. ".
Dalam detik terakhir, Psikolog ini pun memberi pesan "Bukan berarti kalau kamu kangen lalu kamu marah-marah itu adalah hal yang tepat, belajar untuk komunikasikan perasaan. Karena ketika kamu kangen dan marah-marah, pasanganmu akan menangkap emosi marahnya bukan emosi kangennya.". (*)
Sumber: Tiktok @Christineang93
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Analisis Taktik Portugal vs Uzbekistan: Misi Ronaldo CS di Piala Dunia 2026
-
Lembap Maksimal! 4 Moisturizer Cream Murah yang Ampuh Atasi Kulit Kering
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
4 Cleansing Oil Squalane, Angkat Makeup Kulit Kering dan Rawat Skin Barrier
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Sepatu Lari Plat Karbon untuk Pace Berapa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Fenomena Demo Wajan: Saat Legitimasi Kebijakan Cuma Seharga Rp100 Ribu
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal