SuaraCianjur.id- Perbaikan mental dan sikap di lapangan menjadi salah satu kunci Timnas Indonesia U-20 mengalahkan Suriah, di perheltan Piala Asia U-20 Uzbekistan.
Indonesia vs Suriah menang dengan skor 1-0, dalma laga kedua di Grup A Piala Asia U 20. Pertandingan berlangsung di hari Sabtu (4/3) kemarin.
"Saya berkata kepada para pemain kami, jangan gugup. Karena kalian adalah pemain yang memiliki kualitas baik, sayanya kualitas itu hanya kalian tunjukkan 50 persen. Saya ingin melihat setidaknya 80 persen," ucap Shin Tae-yong pelatih Indonesia di Stadion Lokomotiv, Tashkent, Uzbekistan.
Skuad Garuda Nusantara dalma pertandingan melawan Suriah, memang sempat beberapa kali gagal untuk menciptakan gol yang terlahir dari peluang-peluang yang baik. Mereka masih belum bisa memanfaatkan untuk menambah keunggulan.
Terutama pertandingan memasuki babak kedua. Maka dari itu Shin Tae-yong masih harus terus akan membenahi apa yang menjadi masalah dalam anak asuhnya.
"Ini memang masih menjadi pekerjaan kami terkait penyelesaian akhir. Hal ini akan kami benahi secara bertahap," jelas Shin.
Kemenangan melawan Suriah, membuat peluang Timnas Indonesia masih terbuka lebar.
TIga pemain penyerang Indonesia bernama Ronaldo Kwateh, Hokky Caraka, dan Hugo Samir dalam dua pertandingan ini, sudah memegang masing-masing satu kartu kuning.
Kendati demikian, pelatih yang pernah terjun di Piala Dunia Rusia ini mengatakan kalau pihaknya belu terpikir untuk melakukan rotasi pemain.
Baca Juga: Atlet Asal Cianjur Diguyur 'Kadeudeuh', Ingin Atlet Terbaik Lahir dari Cianjur
Timnas Indonesia terkini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A, dengan Raihan tiga poin.
Poin yang dimiliki Indonesia sama dengan peringkat kedua yakni Irak. Irak berada di posisi kedua, karena mereka unggul dalam jumlah gol dari Indonesia. Sementara Uzbekistan sebagai tuan rumah, di posisi pertama dengan enam poin. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Anime Dr. STONE Resmi Tamat, Akhiri Petualangan Senku Selama 7 Tahun
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Ulasan Film Supergirl: Sinema Kosmis yang Megah, Sunyi, dan Mendalam