SuaraCianjur.id- Pertandingan berat akan dihadapi oleh Timnas Indonesia dalam duel penentu Grup A Piala Asia U-20 2023.
Indonesia vs Uzbekistan menjadi pertandingan penentu bagi skuad Garuda Muda untuk bisa lolos dari fase grup.
Detik-detik kick off babak pertama melawna tuan rumah, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan kalau timnya sempata dalam kondisi kelelahan.
Pertandingan Indonesia vs Uzbekistan akan digelar di Stadion Istiqlol, Fergana, Selasa (7/3/2023).
Shin Tae-yong mengungkapkan, lelahnya para skuad Timnas Indoensia karena faktor perjalanan. Jarak antar venue yang sebelumnya di Tashkent dan dengan lokasi pertandingan berikutnya cukup jauh.
Diketahui kalau jarak antara Stadion Lokomotiv ke Stadion Istiqlol sekitar 310 km. Shin Tae-yong juga mengatakan kendala cuaca yang dihadapi para pemain Indonesia juga sudah diatasi.
"Kami memang sebelumnya di Tashkent terus pindah ke Fergana, cape memang. Tapi kami sudah adaptasi dengan cuaca jadi dalam kondisi baik," terang Shin Tae-yong.
Pertandingan yang menjadi laga penting untuk kedua tim. Karena duel ini adalah pintu yang jadi penentu lolos atau tidaknya dari fase grup.
Maka dari itu Shin Tae-yong meminta dukungan dari masyarakat Indonesia. Karena Uzbekistan bukanlah lawan yang enteng. Mereka memiliki modal kuat, karena bertanding dihadapan publik sendiri.
Baca Juga: Ambisi Erick Thohir dalam Membangun Sepak Bola Indonesia, Jadi yang Terdepan di ASEAN
"Memang laga pertama piala asia laga lawan Irak tidak baik, Suriah baik hasilnya. Ini laga ketiga lawan Uzbekistan paling sulit," terangnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Kata Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia Dipecundangi 10 Pemain Irak, Pola Tidak Jelas dan Passing Meleset
-
Timnas U-20 Indonesia Gagal di Matchday Pertama Piala Asia U-20 2023, Penyelesaian Akhir Masih Menjadi Masalah
-
Marselino Ferdinan Dicoret Shin-Tae-yong, Kapten Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 Dipegang Pemain Ini
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga