SuaraCianjur.id - Dalam upaya menurunkan berat badan, banyak orang memilih cara diet yang berbeda-beda. Salah satu metode yang semakin populer belakangan ini adalah intermiten fasting atau puasa bergilir.
Puasa bergilir merupakan pola makan yang melibatkan mengonsumsi makanan dalam periode tertentu dan berpuasa dalam periode lainnya. Metode ini diklaim efektif dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.
Bagaimana cara melakukan intermiten fasting?
Intermiten fasting bisa dilakukan dengan beberapa cara, namun dua metode yang paling umum adalah:
1. Metode 16/8: Anda hanya makan dalam jendela waktu 8 jam, sementara 16 jam lainnya dilakukan puasa. Misalnya, Anda makan pada jam 12 siang dan terakhir makan pada jam 8 malam, lalu berpuasa hingga jam 12 siang keesokan harinya.
2. Metode 5:2: Anda makan secara normal pada 5 hari dalam seminggu dan hanya boleh makan 500-600 kalori pada 2 hari lainnya. Pada 2 hari tersebut, Anda harus menghindari makanan tinggi kalori dan berfokus pada sayuran, buah-buahan, dan protein rendah lemak. Tentu saja, metode ini harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing dan harus diterapkan secara hati-hati. Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum mencoba metode intermiten fasting.
Apa manfaat dari intermiten fasting?
Selain menurunkan berat badan, intermiten fasting juga dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, termasuk:
1. Menurunkan risiko penyakit kronis: Studi menunjukkan bahwa intermiten fasting dapat membantu menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.
2. Meningkatkan fungsi otak: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa intermiten fasting dapat meningkatkan fungsi otak dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.
3. Meningkatkan metabolisme: Puasa bergilir dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh.
Baca Juga: Tips Memilih Mesin Kopi Berkualitas Tinggi untuk Pecinta Kopi Sejati
Namun, ada juga beberapa risiko dan efek samping yang harus diperhatikan saat melakukan intermiten fasting. Beberapa orang mungkin mengalami sakit kepala, lelah, dan iritabilitas selama masa adaptasi. Selain itu, orang yang memiliki riwayat masalah makan atau masalah kesehatan tertentu harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mencoba metode ini.
Kesimpulan
Intermiten fasting dapat menjadi metode yang efektif dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan, namun harus diterapkan dengan hati-hati dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing. Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum mencoba metode ini, dan pastikan untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang selama periode makan. (*)
Sumber: Tinsley, G. M., & La Bounty, P. M. (2015). Effects of intermittent fasting on body composition and clinical health markers in humans. Nutrition reviews, 73(10), 661-674.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026