SuaraCianjur.Id- Jika pembelian Activision selesai, Microsoft berencana untuk "menghilangkan" CoD Mobile dan beralih ke Warzone Mobile. CoD Mobile telah menjadi kesuksesan besar bagi Activision. Pada Mei 2022, VGC melaporkan bahwa game ini telah diunduh lebih dari 650 juta kali, lebih dari enam kali lipat dari pencapaian Warzone pada tahun pertamanya.
CoD Mobile menghasilkan lebih dari satu miliar dolar, hampir mendekati estimasi Warzone sebesar 1,9 miliar dolar per tahun.
Activision memanfaatkan kesuksesan gaming mobile-nya pada Maret 2022 dengan mengumumkan Warzone Mobile. Game battle royale ini akan menampilkan lobby 120 pemain dan menghadirkan kembali peta ikonik Warzone, Verdansk.
Belum jelas apakah Warzone Mobile akan menggantikan CoD Mobile Battle Royale yang ada atau akan bersamaan dengannya.
Meskipun CoD Mobile memecahkan rekor dan memiliki basis pemain yang mengesankan, Microsoft mengungkapkan rencananya untuk masa depan CoD Mobile, dan ini bukanlah berita yang diinginkan oleh para penggemar.
Microsoft berencana untuk "menghilangkan" CoD Mobile. Dikutip dari Twitter Charlie INTEL "Microsoft mengatakan bahwa Call of Duty: Mobile akan dihilangkan dari waktu ke waktu dan digantikan oleh Warzone Mobile.
Activision belum mengkonfirmasi hal ini." Microsoft juga mengungkapkan bahwa Warzone Mobile akan dirilis pada akhir 2023.
Rencana untuk menghilangkan CoD Mobile tergantung pada apakah Microsoft menyelesaikan akuisisi besar-besaran Activision atau tidak. Pada tanggal 21 Februari, Microsoft bertemu dengan pemimpin industri lainnya dan berbicara dengan regulator EU untuk membahas potensi kesepakatan tersebut.
Regulator antitrust UE, UK CMA, dan US FTC semuanya perlu membuat keputusan sebelum Microsoft menyelesaikan akuisisinya.
Baca Juga: Kevin / Marcus Dipastikan Hanya Ikuti All England 2023 di Tur Eropa
Berita ini membuat para penggemar Cod Mobile kecewa. Seorang pemain merespon, "kecuali mereka menyediakan penawaran multiplayer yang signifikan, ini adalah keputusan yang buruk." Anggota komunitas kedua berpendapat, "tapi CoD Mobile memiliki mode multiplayer.
Apakah mereka akan menghapusnya? Saya sangat bingung karena ada sebuah scene esports yang didedikasikan untuk CoD Mobile."
Kami akan memberikan pembaruan ketika kami mempelajari lebih lanjut tentang akuisisi Activision dan rencana untuk CoD Mobile. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Twitter Charlie Intel
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan
-
Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan
-
Kondisi Terkini Christian Eriksen usai Pingsan di Laga Denmark vs Ukraina
-
Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor
-
Manchester United Borong Gelandang! Ederson Datang, Bintang PSG Masuk Radar
-
13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina
-
Koleksi Fall/Winter Ardiles Hadir dengan Sentuhan Retro, Futuristik, hingga Teknologi Trail Running
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp 2.743.000/Gram
-
Christian Eriksen Pensiun? Insiden Tak Sadarkan Diri Picu Memori Pahit Euro 2020
-
Sebelum Hadapi Timnas Indonesia, Mozambik Babak Belur Dibantai Oman